Stone Garden Citatah, Perbukitan yang Lahir dari Samudra
📅 Jumat, 17 Okt 2025, 07:49 WIB | Oleh: Haryo BronoKeterkaitan antara Gua Pawon dan Stone Garden menjadikan kawasan Citatah sebagai kompleks geowisata dan arkeologi yang sangat kaya nilai ilmiahnya. Di sini wisatawan serasa menapaki waktu, dan menghubungkan masa lalu, kini, dan masa depan dalam satu hamparan lanskap yang abadi.
Secara geologi proses terbentuknya Stone Garden Citatah sekitar 30–40 juta tahun lalu pada Era Miosen hingga Oligosen. Kala itu Wilayah Citatah, di Kecamatan Padalarang, merupakan dasar dari laut dangkal, yang dipenuhi dengan kehidupan biota laut purba.
Pada masa itu, terbentuklah lapisan batu gamping (limestone) dari endapan organisme laut seperti karang, moluska, dan foraminifera yang mati dan mengendap di dasar samudra. Lama-kelamaan, endapan karbonat ini mengeras menjadi batuan kapur atau batu gamping tebal.
Setelah berjuta tahun, gerakan tektonik akibat tumbukan Lempeng Indo-Australia dengan Lempeng Eurasia menyebabkan dasar laut tersebut terangkat ke permukaan. Peristiwa ini juga menghasilkan lipatan dan patahan di wilayah selatan Jawa Barat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Akibat pengangkatan itu, salah satu dari sekian lapisan batu gamping purba kini terekspos di permukaan daratan, membentuk kawasan karst (berbukit-bukit batu kapur) seperti yang terlihat di Citatah dan sekitarnya. Batuan kapur ini oleh masyarakat ditampang untuk dijadikan berbagai material bangunan.
Setelah muncul ke permukaan, batu kapur di Citatah mengalami pelarutan oleh air hujan yang bersifat sedikit asam. Selama jutaan tahun, air merembes, melarutkan, dan membentuk rongga, celah, serta permukaan batu yang berlekuk-lekuk. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!