Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nilai Industri AI Inti Tiongkok Nyaris Capai 600 Miliar Yuan

📅 Jumat, 30 Mei 2025, 13:38 WIB | Oleh:
Nilai Industri AI Inti Tiongkok Nyaris Capai 600 Miliar Yuan Doc: ANTARA/Xinhua/Li Hanchi
Ket. Para murid mendapatkan pelajaran AI di sebuah sekolah menengah pertama di Liuzhou, Daerah Otonom Guangxi Zhuang, China selatan, pada 2 September 2024.

TIANJIN - Tiongkok telah membangun sebuah sistem industri kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang relatif komprehensif, dengan nilai sektor intinya mendekati 600 miliar yuan (1 yuan = Rp2.268) per April 2025, seperti diumumkan Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional (National Development and Reform Commission/NDRC) Tiongkok pada Kamis (29/5).

Rincian itu tertuang dalam pengantar pengembangan AI Tiongkok yang disampaikan oleh pejabat NDRC, Huang Ru, dalam Forum Kerja Sama Kecerdasan Buatan China-Organisasi Kerja Sama Shanghai (Shanghai Cooperation Organization/SCO), yang diselenggarakan di Kota Tianjin, Tiongkok utara.

Dikatakan Huang, permohonan paten AI di Tiongkok telah melampaui 1,5 juta, atau hampir 40 persen dari total permohonan paten AI global.

Tiongkok telah membuat kemajuan menyeluruh dalam pengembangan AI, menumbuhkan ekosistem industri AI yang berkembang pesat. Tiongkok kini memiliki lebih dari 400 perusahaan "raksasa kecil," yaitu perusahaan kecil dan menengah yang mengkhususkan diri dan unggul di pasar AI yang sangat spesifik (niche), termasuk inovator AI DeepSeek.

SCO merupakan organisasi kerja sama regional komprehensif yang mencakup wilayah terluas dan populasi terbesar di dunia, serta memiliki sumber daya data yang luas dan skenario penerapan AI yang beragam.

Huang menyampaikan bahwa percepatan kerja sama dalam teknologi AI dan penerapannya akan memberikan dorongan baru bagi pembangunan ekonomi dan sosial di negara-negara anggota SCO. Selain itu, kerja sama ini diharapkan dapat mendorong pembangunan global yang lebih inklusif dan menjadi jembatan penting dalam mengurangi kesenjangan digital di seluruh dunia.

Tiongkok siap berkolaborasi dengan negara-negara anggota SCO lainnya untuk secara konsisten menjunjung tinggi "Semangat Shanghai" dan meningkatkan upaya bersama untuk mendorong pengembangan AI yang bermanfaat, aman, dan adil, Huang menambahkan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.