Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peran Penting Ekonomi Kreatif sebagai Mesin Baru Pertumbuhan Nasional

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Sejauh mana peran Sekolah Rakyat bagi sektor ekonomi kreatif?

Kementerian Ekonomi Kreatif ikut mendukung langkah pemerintah ini, karena kami meyakini masa depan ekonomi bangsa ada di tangan generasi muda yang kreatif. Dunia kreatif begitu luas, mulai dari film, musik, kuliner, aplikasi, gim, kerajinan, hingga desain, tugas kita bersama adalah menyiapkan anak-anak agar berani percaya diri, disiplin, dan terbuka terhadap peluang baru.

Perlu ada kolaborasi Sekolah Rakyat dengan program Kementerian Ekraf yaitu Talenta Ekraf yang fokus pada peningkatan kapabilitas SDM. Sekolah Rakyat juga hadir sebagai wujud nyata pemerataan akses pendidikan berkualitas di daerah. Keberadaan sekolah ini nantinya harus memperlihatkan bagaimana pendidikan dan kreativitas dapat berjalan beriringan untuk membentuk generasi yang lebih mandiri dan adaptif.

Kami mengharapkan, Sekolah Rakyat mampu menjadi wadah lahirnya generasi yang kreatif, inovatif, dan siap membawa nama baik daerah serta Indonesia di kancah global. Sekolah harus menjadi ekosistem yang memadukan pembelajaran dengan kreativitas serta mengajarkan keberanian untuk meraih cita-cita besar.

Tanggapan Anda mengenai Esports yang mampu berperan sebagai penggerak ekonomi kreatif?

Esports diharapkan bisa memperkuat industri gim Indonesia yang menyumbang 4% terhadap PDB ekonomi kreatif.

Indonesia memiliki potensi untuk bersaing di industri esport yang sarat strategi, sarat teknologi dan sarat kreativitas. Cabang esport ini bukan sekedar kompetisi, melainkan tempat di mana semangat olahraga, budaya, dan teknologi bertemu dalam satu harmoni kebahagiaan.

Saya menilai esport juga bagian penting dari ekonomi kreatif dan Indonesia telah membuktikan diri sebagai kekuatan baru dalam olahraga ini.

Karier di esport juga tidak sebatas menjadi pemain profesional, ada peluang besar di bidang manajemen pemain, pengelolaan turnamen, showcasting, manajemen produksi, hingga analis data dan storytelling. Inilah saatnya kita mengubah paradigma.

Kehadiran Kementerian Ekraf sebagai bentuk penegasan bahwa industri game dan esports akan terus didukung secara mulai dari regulasi hingga promosi. Kami percaya bahwa dengan kolaborasi antara pemerintah, pemerintah daerah, komunitas akademisi, akademisi juga menjadi bagian dari ekosistem ini. Industri gim Indonesia bisa menjadi kekuatan besar di panggung esport dunia.

Tanggapan Anda mengenai kontribusi perempuan dalam penguatan ekonomi khususnya di sektor ekonomi kreatif?

Data BPS tahun 2023 menyebutkan jumlah perempuan usia produktif di Indonesia mencapai 84,5 juta jiwa, namun 43 persen dari mereka tidak berpartisipasi dalam angkatan kerja, yang sebenarnya merupakan potensi besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Sebagai respons dari tantangan itu, Kemenekraf meluncurkan program Emak-Emak Matic (Emak-Emak Melek Teknologi). Program ini bertujuan memberdayakan perempuan untuk mendapatkan pemasukan tambahan, salah satunya dengan menjadi kreator konten di daerah masing-masing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.