Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Peran Penting Ekonomi Kreatif sebagai Mesin Baru Pertumbuhan Nasional

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Tujuan pendirian Dinas Ekraf di daerah tentu sendiri untuk membentuk ekosistem ekonomi kreatif yang terintegrasi, meningkatkan pendapatan daerah, dan serapan tenaga kerja berkualitas. Lebih dari itu, stabilitas kebijakan dan perencanaan lebih terarah dan berkontribusi pada transformasi ekonomi lokal untuk peningkatan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB).

Apa harapan dari penerapan program dan kebijakan Kemenekraf?

Sejumlah program dan kebijakan yang dikembangkan oleh Kemenekraf diharapkan dapat mendorong pemberdayaan masyarakat.

Kami akan menavigasi strategi penguatan ekosistem ekonomi kreatif ini dengan merujuk pada arah dan kebijakan pengembangan ekonomi kreatif yang telah disusun oleh BAPPENAS.

Melalui program dan kebijakan yang disusun tersebut diharapkan dapat memenuhi target PDB Ekraf pada 2029 sebesar 8,37 persen sesuai yang tertuang dalam RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional).

Lalu pandangan Anda mengenai peran Koperasi Merah Putih dalam membangun ekosistem kreatif?

Saya juga menekankan tentang pentingnya koperasi sebagai pusat ekonomi kreatif dan hal ini sesuai dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan membangun ekosistem kreatif.

Presiden menegaskan pentingnya memperkuat ekonomi kerakyatan dengan koperasi sebagai salah satu pilar utama pembangunan nasional. Dan Koperasi Merah Putih merupakan wujud nyata visi membangun kemandirian desa menuju kesejahteraan.

Selain itu juga pentingnya kolaborasi koperasi dan pelaku ekraf dalam membangun ekosistem usaha yang sehat, produktif, serta mandiri berbasis desa. Kementerian Ekraf berkomitmen hadir, agar koperasi berkembang sebagai pusat usaha kreatif, sekaligus ruang belajar generasi muda. Koperasi juga dapat menjadi pintu masuk bagi pelaku kreatif, untuk menjangkau pasar yang lebih luas secara berkelanjutan.

Mengenai visi Kementerian Ekraf?

Visi Kementerian Ekraf menjadikan sektor kreatif sebagai mesin pertumbuhan ekonomi nasional dimulai dari daerah. Dengan memperkuat koperasi, rantai distribusi produk kreatif akan lebih singkat, harga kompetitif, dan kesejahteraan pelaku bisa meningkat secara signifikan.

Oleh karena itu Koperasi Merah Putih harus berkembang sebagai solusi distribusi dan motor peningkatan kapasitas pelaku kreatif.

Koperasi juga harus mendorong penguatan kapasitas pelaku kreatif agar semakin berdaya dan mampu bersaing. Koperasi desa harus menjadi bagian ekosistem kreatif nasional dan wujud nyata pembangunan dari daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.