Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemimpin Kudeta Madagaskar Resmi Dilantik sebagai Presiden Baru

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 21:49 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemimpin Kudeta Madagaskar Resmi Dilantik sebagai Presiden Baru Doc: Antara
Ket. Presiden sementara Madagaskar, Kolonel Michael Randrianirina.

Moskow - Kolonel Michael Randrianirina, yang mengambil alih pemerintahan Madagaskar dalam kudeta militer, resmi diambil sumpah sebagai presiden sementara negara tersebut pada Jumat (17/10).

Dilaporkan saluran radio RFI, upacara pelantikan Randrianirina berlangsung di gedung Mahkamah Konstitusional Tertinggi Madagaskar.

Sebelumnya pada Kamis (16/10), Randrianirina menyatakan bahwa setelah diambil sumpah, ia bermaksud membentuk pemerintahan sementara yang mencakup perwakilan sipil dan militer.

Mahkamah konstitusi Madagaskar pada Selasa (14/10) menetapkan Randrianirina, yang menyatakan pengambilalihan kekuasaan dan menetapkan masa transisi selama dua tahun, sebagai pengganti Andry Rajoelina yang dimakzulkan parlemen setelah kabur dari Madagaskar di tengah unjuk rasa besar-besaran.

Unjuk rasa di Madagaskar meletus pada 25 September menyusul pemadaman listrik bergilir dan kelangkaan air. Setelah sejumlah orang terbunuh dalam unjuk rasa, ribuan pemuda turun ke jalan untuk menuntut pengunduran diri Rajoelina.

Bentrokan yang terjadi antara pengunjuk rasa dan pasukan keamanan menyebabkan lebih dari 100 orang terluka. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut 22 orang tewas akibat protes di Madagaskar, meski Kementerian Luar Negeri Madagaskar meragukan angka tersebut.

Menyusul pembicaraan antara perwakilan Generasi Z, kelompok masyarakat sipil, dan anggota legislatif, para pengunjuk rasa mendirikan Komite Koordinasi Perjuangan (KMT) pada 2 Oktober untuk mengoordinasikan aksi. Di saat yang sama, parlemen gagal menyepakati pembentukan pemerintahan baru.

Kurang dari sepekan kemudian, pengunjuk rasa menerbitkan ultimatum kepada Rajoelina dan mengancam mogok massal. Tuntutan mereka meluas dari sekadar pengunduran diri Rajoelina menjadi permohonan maaf secara terbuka, reformasi mahkamah konstitusi, dan pembubaran Senat.

Menyusul eskalasi protes pada 11 Oktober, anggota satuan CAPSAT di angkatan bersenjata Madagaskar menentang perintah untuk menembaki demonstran dan mendorong satuan militer lain melakukan hal yang sama. Pada sore hari tersebut, Rajoelina dikabarkan melarikan diri.

Pada 12 Oktober, CAPSAT menyatakan diri sebagai Komando Tertinggi Angkatan Bersenjata dan menunjuk kepala staf umum yang baru. Pihak militer, pada 14 Oktober, mengumumkan pembubaran semua institusi negara kecuali parlemen yang sebelumnya telah memakzulkan Rajoelina.

Sumber: Sputnik-OANA

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Polda Metro Jaya Perketat P...
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.