Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir, Longsor, Puting Beliung, dan Tanah Bergerak Serang Cianjur. Kini Berstatus Siaga Bencana

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 01:12 WIB | Oleh:
Banjir, Longsor, Puting Beliung, dan Tanah Bergerak Serang Cianjur. Kini Berstatus Siaga Bencana Doc: ist
Ket. bencana banjir

CIANJUR – Banjir, longsor, pergeseran tanah, dan puting beliung terus menyerang Kabupaten Cianjur. Untuk itu, Pemkab telah menerapkan status siaga bencana hidrometeorologi untuk seluruh Cianjur. Harapannya, masyarakat terus diingatkan untuk tetap waspada di tengah cuaca yang tidak menentu sekarang ini. Sebab beberapa hari terakhir sejumlah kecamatan dilanda macam-macam bencana tersebut akibat cuaca ekstrem.

“Pemerintah Kabupaten Cianjur telah menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, pergeseran tanah, dan puting beliung, karena beberapa hari terakhir sejumlah kecamatan dilanda bencana akibat cuaca ekstrem,” tandas Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat.

Dia mengatakan penetapan status siaga bencana tersebut berdasarkan kondisi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah kecamatan di Cianjur, ditambah informasi dari BMKG bahwa curah hujan masih tinggi sepanjang Oktober. "Status siaga bencana ditetapkan karena cuaca ekstrem yang melanda sejumlah kecamatan di Cianjur sejak beberapa hari terakhir, sehingga memicu terjadinya bencana alam yang menyebabkan akses jalan terputus dan banyaknya rumah yang rusak," katanya.

Bahkan, kata dia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) sudah mengeluarkan status siaga bencana hidrometeorologi di seluruh kabupaten/kota di provinsi itu, sehingga diikuti dengan penetapan status yang sama di Cianjur. Pihaknya mencatat selama beberapa hari terakhir cuaca ekstrem yang melanda sejumlah kecamatan di Cianjur menyebabkan longsor di Kecamatan Cibinong dan angin puting beliung di empat kecamatan yaitu Cilaku, Cibeber, Warungkondang dan Sukanagara.

"Tidak ada korban jiwa saat terjadi bencana alam longsor dan puting beliung, namun tercatat puluhan kepala keluarga sempat mengungsi, karena rumah mereka rusak berat dan sedang," katanya. Seiring cuaca ekstrem yang masih melanda hingga beberapa pekan ke depan, pihaknya menyiagakan seluruh petugas dan relawan guna memantau kondisi wilayahnya masing-masing dan melakukan penanganan cepat ketika terjadi bencana termasuk melakukan evakuasi.

Bahkan sekitar 354 relawan tangguh bencana disiagakan guna memantau dan membuat laporan setiap hari terkait situasi dan cuaca di wilayahnya masing-masing, sebagai upaya pencegahan dan penanganan cepat ketika terjadi bencana berkoordinasi dengan aparat setempat. "Semua disiagakan untuk melakukan pemantauan hingga penanganan darurat, termasuk mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana seperti hujan turun deras dengan intensitas lama," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.