Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Dukung Filipina Terkait Pertikaian Terbaru di LTS

📅 Rabu, 15 Okt 2025, 02:16 WIB | Oleh:
AS Dukung Filipina Terkait Pertikaian Terbaru di LTS Doc: AFP/Philippine Coast Guard
Ket. Pertikaian di LTS - Kapal Penjaga Pantai Tiongkok (kanan) menyemprotkan air pada kapal Filipina saat terjadi insiden dekat Pulau Thitu di LTS pada Minggu (12/10). Merespons insiden itu, AS menegaskan akan mendukung sekutunya Filipina terkait pertikaian di LTS ini.

WASHINGTON DC - Amerika Serikat (AS) pada Senin (13/10) mengatakan bahwa pihaknya akan mendukung sekutunya Filipina dan menekankan perjanjian pertahanan bersama mereka setelah kapal-kapal Tiongkok dan Filipina saling bertikai di tengah meningkatnya ketegangan di Laut Tiongkok Selatan (LTS) yang disengketakan.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Tiongkok mendesak Manila untuk tidak menantang upaya Beijing dalam menjaga kedaulatan teritorial serta hak dan kepentingan maritimnya menyusul terjadinya insiden hari Minggu di Kepulauan Spratly, di mana Filipina mengatakan Tiongkok mengerahkan meriam air dan menabrak kapal Filipina.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Tommy Pigott, mengutuk penabrakan dan penyemprotan meriam air oleh Tiongkok terhadap kapal Filipina dan mengatakan Washington DC akan mendukung sekutunya saat mereka menghadapi tindakan berbahaya Tiongkok yang merusak stabilitas regional.

"Klaim teritorial dan maritim Tiongkok yang luas di LTS dan tindakan koersifnya yang semakin meningkat untuk memajukan klaim tersebut dengan mengorbankan negara-negara tetangganya terus merusak stabilitas regional dan bertentangan dengan komitmen sebelumnya untuk menyelesaikan sengketa secara damai," ungkap Kementerian Luar Negeri AS.

Tiongkok dan Filipina saling tuding atas terjadinya konfrontasi di dekat terumbu karang Sandy Cay di Kepulauan Spratly. Kedua negara telah berulang kali saling berhadapan dalam beberapa tahun terakhir di LTS yang sebagian besar perairannya diklaim oleh Tiongkok.

Ketegangan meningkat baru-baru ini dan Lin Jian, juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan dalam jumpa pers rutin bahwa Filipina harus segera menghentikan pelanggaran dan provokasi. SB/CNA/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.