Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamenkes Dorong Gen Z jadi Motor Inovasi Kesehatan Berbasis Teknologi

📅 Selasa, 14 Okt 2025, 14:30 WIB | Oleh:
Wamenkes Dorong Gen Z jadi Motor Inovasi Kesehatan Berbasis Teknologi Doc: RRI/Afriani Respati

JAKARTA - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono menegaskan pentingnya pelibatan generasi muda dalam pengembangan inovasi kesehatan berbasis teknologi. Menurut dia, generasi Z menjadi motor kolaborasi lintas sektor dalam mewujudkan layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan.

Ia juga menekankan, perlunya dukungan sektor swasta dan mitra internasional agar hasil inovasi dapat terealisasi lebih cepat.

“Program ini tidak eksklusif untuk Kementerian Kesehatan saja, keterlibatan multipihak akan mempercepat transformasi menuju sistem kesehatan inklusif di Indonesia,” ujar Dante dalam sesi pembukaan Forum AI Hackathon 2025 di Jakarta, Senin (13/10).

Dante juga menilai kecerdasan buatan dapat meningkatkan akses kesehatan bagi penyandang disabilitas.

“Dengan adanya AI, akan mungkin bagi penyakit dengan disabilitas untuk melakukan akses kesehatannya secara langsung,” ujar dia.

Ia menegaskan, pemanfaatan teknologi harus tetap berlandaskan bukti ilmiah yang terukur. Menurut Dante, jika teknologi AI memenuhi standar evidence-based medicine, maka dapat disetarakan dengan metode konvensional.

Sementara itu, Health Care Leader PricewaterhouseCoopers (PwC) Jerman, Christian Asner, mengapresiasi pelaksanaan AI Hackathon 2025 di Indonesia. Ia menilai, ajang ini menunjukkan semangat kolaborasi dan visi besar dalam membangun ekosistem One Health global.

“Saya benar-benar terinspirasi dengan bagaimana tim Anda membuat hackathon ini,” ujar dia.

Ia menyebut penyelenggaraan AI Hackathon menjadi langkah strategis untuk menguji efektivitas inovasi dan kolaborasi kesehatan lintas negara.

Asner menilai, pendekatan One Health menjadi model sempurna dalam menghubungkan teknologi, riset, dan kesehatan masyarakat. Ia juga mengapresiasi infrastruktur digital dan semangat masyarakat Indonesia terhadap perkembangan AI.

“Saya pikir ini kolaborasi yang sempurna, antara sistem One Health dan AI. Rakyat di Indonesia, 80 persen menerima positif terhadap AI, sementara di Eropa hanya 50 persen,” ujar dia.

Menurut Asner, kesiapan infrastruktur dan dukungan masyarakat menjadi modal kuat untuk lompatan besar sektor kesehatan nasional. Ia menegaskan Indonesia memiliki ‘resep sempurna’ untuk memimpin transformasi kesehatan digital di kawasan. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.