Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Nyatakan Perang di Gaza “Sudah Berakhir”, Para Sandera akan Dipulangkan

📅 Senin, 13 Okt 2025, 08:36 WIB | Oleh:

Hamas juga diperkirakan akan menyerahkan jenazah seorang prajurit yang tewas pada tahun 2014 selama perang Gaza sebelumnya. 

Di antara tahanan Palestina yang akan dibebaskan, 250 adalah tahanan keamanan, termasuk banyak yang dihukum karena membunuh warga Israel, sementara sekitar 1.700 ditahan oleh tentara Israel di Gaza selama perang.

Setelah kunjungannya ke Israel, Trump dan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi akan memimpin pertemuan puncak para pemimpin dari lebih dari 20 negara di kota resor Laut Merah Mesir, Sharm El-Sheikh.

Ketakutan dan Kekhawatiran

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan ia akan hadir, begitu pula para pemimpin dari Inggris, Italia, Spanyol, Prancis, dan Raja Abdullah dari Yordania.

Tidak ada pejabat Israel maupun Hamas yang akan hadir, pejabat dari kedua kubu mengonfirmasi. 

Hari ketiga gencatan senjata menyaksikan sejumlah truk bantuan melintas ke Gaza, tetapi penduduk di Khan Yunis, di selatan Jalur Gaza, mengatakan sejumlah kiriman dijarah oleh penduduk yang kelaparan dalam suasana kacau yang menyaksikan paket-paket makanan diinjak-injak.

Bagi Mahmud al-Muzain, seorang pengamat, pertikaian itu menunjukkan bahwa warga Gaza tidak percaya bahwa negosiasi yang dipimpin AS akan menghasilkan perdamaian jangka panjang. 

"Semua orang khawatir perang akan kembali," ujarnya kepada AFP. "Kami menimbun makanan karena takut dan khawatir perang akan kembali."

Gencatan Senjata Jangka Panjang

Hamas selama dua tahun terakhir telah menderita kerugian besar termasuk terbunuhnya para pemimpin utamanya baik di Gaza maupun di pengasingan.

Namun gerakan itu belum hancur, dan sebuah sumber yang dekat dengan komite negosiasinya mengatakan kepada AFP pada hari Minggu bahwa meskipun gerakan itu tidak akan berpartisipasi dalam pemerintahan Gaza pascaperang, gerakan itu tidak akan meletakkan senjatanya.

Berdasarkan rencana Trump, saat Israel melakukan penarikan sebagian pasukan dari Gaza, pasukan tersebut akan digantikan oleh pasukan multinasional yang dikoordinasikan oleh pusat komando pimpinan AS di Israel.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Wisatawan Mancanegara Ikut Berbelanja ke Pasar Tanah Abang

14 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Ikut ...
Luar Negeri
Kedubes Desak Warga AS Ting...

UE Serukan Pembahasan Krisis Migran di Ceuta

44 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
UE Serukan Pembahasan Krisi...
Luar Negeri
Korsel Catatkan Suhu Terpan...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.