Papalele, Warisan Budaya Takbenda Perempuan Maluku
📅 Senin, 13 Okt 2025, 06:24 WIB | Oleh: Tim PenulisDari lorong-lorong Kota Ambon hingga pantai-pantai di Seram dan Lease, langkah kaki para papalele masih terdengar setiap pagi. Mereka bukan hanya menjual hasil bumi, tetapi juga menanam nilai bahwa budaya adalah kekuatan yang menyejahterakan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!