MRT Jakarta Siapkan Pusat Gaya Hidup Bawah Tanah di Bundaran HI Langsung Terkoneksi ke Plaza Indonesia
📅 Minggu, 12 Okt 2025, 18:30 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: MRT Jakarta
JAKARTA - Bagi para pecinta gaya hidup premium di Jakarta, kemacetan di kawasan Bundaran HI sebentar lagi bukan lagi alasan untuk tidak berbelanja. PT MRT Jakarta (Perseroda) tengah menyiapkan proyek ambisius yang akan mengubah Stasiun MRT Bundaran HI menjadi destinasi lifestyle dan ritel bawah tanah paling bergengsi di ibu kota.
Area extended concourse stasiun yang kini masih tertutup akan disulap menjadi ruang komersial dan multifungsi yang langsung terkoneksi dengan Plaza Indonesia dan Halte Transjakarta. Kawasan ini akan menghadirkan pengalaman baru berbelanja di bawah tanah layaknya pusat ritel ternama di Tokyo dan Singapura.
Direktur Pengembangan Bisnis PT MRT Jakarta, Farchad Mahfud, menjelaskan bahwa pengembangan area ini merupakan bagian dari strategi besar untuk menjadikan MRT Jakarta lebih dari sekadar moda transportasi. Ia menyebut proyek ini sebagai wujud integrasi antara mobilitas modern dan gaya hidup urban yang berkelas.
"Ke depannya, kalau misalnya ke sini nanti naik atas langsung ke Plaza Indonesia (PI). Sebetulnya area ini ada ruang yang cukup besar dan ini sedang kita persiapkan untuk menjadi area komersial atau multifungsi," ujar Farchad, Rabu (8/10/2025).
Area baru ini tidak lagi difungsikan sebagai bagian operasional stasiun, melainkan sebagai zona khusus yang dirancang untuk restoran, retail, dan berbagai tenant premium. MRT Jakarta berharap kehadiran area ini mampu memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang modern, efisien, dan berkelas dunia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Farchad menegaskan bahwa proyek ini akan mulai groundbreaking pada Kuartal IV tahun 2025. MRT Jakarta saat ini tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah mitra strategis yang berpengalaman dalam pengelolaan area komersial untuk memastikan kualitas dan pengalaman pengunjung tetap berstandar internasional.
Konsep yang diadopsi akan menyerupai sistem komersial bawah tanah di Jepang, di mana pengelolaan area ritel dilakukan oleh pihak profesional meski kepemilikan tetap di bawah MRT Jakarta. Pendekatan ini diharapkan dapat menghadirkan kenyamanan, estetika, dan nilai tambah bagi pengguna transportasi publik di Jakarta.
"Ketika kita masuk ke dalam, nuansanya tidak akan terasa seperti di stasiun. Walaupun kita tahu stasiun kita itu sudah bagus dan bersih, namun ini nanti akan memberikan nuansa tersendiri," jelasnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rencananya, area ini juga akan memiliki branding khusus dengan akses lift eksklusif yang langsung menghubungkan pengguna ke Halte Transjakarta. Sistem konektivitas penuh ini memungkinkan masyarakat berpindah dari MRT ke pusat perbelanjaan hingga transportasi bus tanpa harus keluar gedung.
Konsep integrasi ini bukan hanya menjawab kebutuhan mobilitas warga, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru di sektor ritel dan hospitality. Keberadaan ruang komersial mewah di bawah tanah diharapkan menjadi solusi elegan bagi para shopper elite yang ingin berbelanja tanpa harus menghadapi kemacetan Jakarta.
Proyek ini juga menjadi simbol sinergi antara gaya hidup modern dan transportasi publik yang efisien. Dengan desain yang futuristik dan tata ruang berkonsep smart retail, Stasiun Bundaran HI diprediksi akan menjadi magnet baru bagi wisatawan dan pelaku bisnis ritel di ibu kota.
Langkah MRT Jakarta ini sekaligus mempertegas arah pengembangan kota berbasis transit (transit oriented development) yang berfokus pada kenyamanan pengguna. Tak hanya sekadar stasiun, Bundaran HI akan berevolusi menjadi pusat gaya hidup bawah tanah pertama di Indonesia, menghadirkan pengalaman baru berbelanja, bersantai, dan terhubung di satu tempat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!