Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menag: Alih Status IAIN Kendari ke UIN Tingkatkan Kualitas Pendidikan

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menag: Alih Status IAIN Kendari ke UIN Tingkatkan Kualitas Pendidikan Doc: Antara
Ket. Menag RI Nasaruddin Umar saat bekrunjung di IAIN Kendari, Sulawesi Tenggara (11/10).

Kendari - Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia (RI) Nasaruddin Umar menyebutkan transformasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Kendari diharapkan dapat memperkuat mutu pendidikan di Sulawesi Tenggara (Sultra).

"Saya sudah sampaikan ke pak Gubernur bahwa salah satu andalan kita ke depan adalah UIN Kendari," kata Menag RI Nasaruddin Umar dalam sambutannya saat berkunjung di IAIN Kendari, Sabtu (11/10).

Ia menyebutkan dalam perubahan status kelembagaan tersebut nantinya akan ada program-program studi baru yang relevan guna memperluas akses dan meningkatkan mutu pendidikan di kampus yang dapat meningkatkan kualitas lulusan.

"Jadi, kita bayangkan fakultas apa, kalau perlu kita membayangkan masa depan, program studi apa yang paling relevan apakah itu pertambangan, kelautan, pertanian, atau TI (Teknologi Informasi)," ujarnya.

Hadirnya UIN Kendari, kata dia, diharapkan dapat mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang andal dan berkualitas, sehingga anak-anak di Sultra tidak perlu lagi pergi ke Jawa atau luar daerah untuk mendapatkan pendidikan yang baik.

Bahkan, UIN Kendari dapat menjadi magnet bagi para pendatang yang ingin mendapatkan pendidikan yang berkualitas, sehingga dapat menjadi pusat pendidikan yang unggul di daerah yang berjuluk Bumi Anoa.

"Sekolahkanlah semua para master-master yang belum doktor, kemudian jadi dosen. Kemudian doktor, dan profesor kita kirim untuk memperluas wawasannya di luar negeri," ucap Nasaruddin Umar.

Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa selain ilmu pengetahuan di bidang pendidikan, kegiatan ekstrakurikuler menjadi salah satu faktor mengangkat martabat perguruan tinggi, seperti kesenian, olahraga, dan keterampilan-keterampilan lainnya.

"Ikuti festival-festival akademik dimanapun berada dan itu bisa mengangkat martabat kampus juga," katanya.

Ia berharap bahwa kepemimpinan Husain Insawan menjadi rektor masa transisi dari IAIN ke UIN ini, bukan hanya lembaganya yang terangkat menjadi universitas tapi mutu, mahasiswa, dan dosen itu pun serentak juga harus diperhatikan.

Sementara itu, Rektor IAIN Kendari Husain Insawan mengatakan bahwa transformasi kelembagaan IAIN Kendari sudah berada di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

"Sebentar lagi, berkat dorongan dan dukungan Pak Menteri Agama Insya Allah akan mendapatkan izin prinsip," ujarnya.

Persyaratan transformasi IAIN Kendari menjadi UIN Kendari sudah terpenuhi, baik lahan, sumber daya manusia, guru besar, maupun program studi yang terakreditasi unggul.

Selain itu, jurnal, buku-buku, jabatan akademik, pangkat akademik, tenaga pendidik, dan beberapa persyaratan lainnya itu juga sudah lengkap.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.