Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tarif Transjakarta Bakal Naik? Ini 6 Fakta Kajian Pemprov DKI Usai DBH Dipangkas Rp15 Triliun

📅 Jumat, 10 Okt 2025, 14:00 WIB | Oleh:
Tarif Transjakarta Bakal Naik? Ini 6 Fakta Kajian Pemprov DKI Usai DBH Dipangkas Rp15 Triliun Doc: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa Pemprov DKI sedang mengkaji kemungkinan kenaikan tarif Transjakarta dan transportasi umum lainnya. Kajian ini muncul setelah Dana Bagi Hasil (DBH) dari pemerintah pusat untuk Jakarta dipangkas hingga Rp15 triliun.

Pramono menjelaskan, rencana kenaikan tarif sebelumnya telah disinggung sebelum keputusan pemangkasan DBH. Namun, hingga kini belum ada keputusan resmi karena pemerintah masih melakukan perhitungan mendalam.

“Mengenai kenaikan (tarif Transjakarta dan transum), itu kan saya sampaikan sebelum DBH-nya dipotong. Nah, sekarang ini kami belum memutuskan apa pun, akan melakukan kajian,” ujar Pramono di Jakarta Pusat, Jumat (10/10/2025).

Ia menegaskan bahwa belum ada keputusan final terkait kenaikan tarif. Pemerintah Provinsi masih menilai kondisi keuangan daerah serta dampak sosial ekonomi yang mungkin timbul bagi warga.

“Karena bagaimanapun nanti pada saatnya tentunya kami akan melihat apakah perlu ada penyesuaian atau enggak,” tambahnya.

Berikut enam poin penting dari pernyataan Pramono mengenai kajian kenaikan tarif transportasi umum di Jakarta:

1. Belum Ada Keputusan Kenaikan Tarif

Pramono memastikan bahwa pembahasan masih sebatas kajian dan belum menghasilkan keputusan konkret. Pemprov DKI disebut tengah menimbang berbagai faktor, termasuk daya beli masyarakat.

2. Tarif Jakarta Termurah di Kawasan Sekitar

Menurut Pramono, biaya transportasi umum di Jakarta saat ini jauh lebih murah dibandingkan dengan kota-kota lain di sekitar Jabodetabek. Ia mencontohkan, penumpang Transjakarta hanya perlu membayar Rp3.500, padahal biaya operasional sebenarnya jauh lebih besar.

“Tetapi perlu diketahui, tarif di Jakarta ini hampir semua angkutan dibandingkan dengan kota-kota di tetangga, kita jauh lebih murah. Walaupun saya belum memutuskan ya, nanti akan kami sampaikan,” jelas Pramono.

3. Subsidi Transportasi Capai Rp15.000 per Penumpang

Sebelumnya, Pramono telah mengungkapkan bahwa subsidi transportasi di Jakarta mencapai angka fantastis, yakni sekitar Rp15.000 per penumpang. Jumlah ini dinilai perlu dikaji ulang agar sejalan dengan kondisi keuangan daerah yang kini lebih ketat.

4. Pemangkasan DBH Jadi Faktor Utama Kajian

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Luar Negeri
Mesir Siap Pasang Badan Ban...
Advertisement
Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

Kerusuhan Pecah di Milan, Toko-toko Dijarah Massa

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.