Petenis Peringkat 204 Dunia Vacherot Bikin Kejutan, Singkirkan Rune dan Lolos ke Semifinal Shanghai Masters
📅 Jumat, 10 Okt 2025, 08:52 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
SHANGHAI, TIONGKOK - Turnamen Shanghai Masters kembali melahirkan kisah luar biasa. Petenis kualifikasi asal Monako, Valentin Vacherot, membuat kejutan besar dengan menyingkirkan unggulan ke-11 dunia Holger Rune, Kamis (9/10), lewat pertarungan sengit tiga set: 2-6, 7-6(7/4), 6-4.
Kemenangan ini memastikan langkah Vacherot ke semifinal Masters 1000 pertamanya dalam karir,sekaligus menjadikannya pemain berperingkat terendah (204 dunia) yang pernah mencapai babak empat besar di Shanghai.
“Dalam tenis, apa pun bisa terjadi,” ujar Vacherot usai pertandingan. “Ini salah satu dari sedikit kesempatan dalam hidup saya melawan pemain dengan level seperti itu. Saya benar-benar terkejut dengan betapa kuat dan fisiknya permainan Holger.”
Rune tampil dominan di set pertama, merebut dua kali break di gim ketiga dan ketujuh untuk menang 6-2. Namun, Vacherot perlahan menemukan ritmenya di set kedua, memanfaatkan kesalahan ganda Rune di gim keempat untuk merebut keunggulan awal. Meski Rune segera membalas, petenis berusia 26 tahun itu tetap bertahan hingga memaksakan tiebreak yang berlangsung ketat.
Di fase penentuan itu, Rune tampak frustrasi. Dua ace yang ia lepaskan tak cukup menyelamatkan set kedua, yang justru jatuh ke tangan Vacherot.
Sebaiknya Anda baca juga:
Titik balik terjadi di set ketiga, ketika Rune menerima pelanggaran waktu (time violation) di gim ketujuh dan melakukan tiga kesalahan sendiri berturut-turut,memberi peluang break penting bagi lawannya. Rune yang terlihat kelelahan di penghujung laga gagal bangkit, sementara Vacherot bertahan dengan tenang hingga memastikan kemenangan bersejarahnya.
Begitu bola terakhir menyentuh net, Vacherot langsung berlutut di tengah lapangan, menutupi wajahnya dalam keharuan. “Saya hanya terus berjuang semakin keras,” ujarnya. “Pada akhirnya, semuanya bergantung pada mental dan kebugaran fisik.”
Petenis Monako itu, yang disaksikan langsung oleh sepupunya Arthur Rinderknech,juga lolos ke perempat final,kini menunggu lawan di semifinal antara Novak Djokovic dan Zizou Bergs.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menghadapi kemungkinan bertemu juara Grand Slam 24 kali itu, Vacherot hanya bisa tersenyum. “Itu akan jadi sesuatu yang luar biasa,” katanya singkat.
Apa pun hasil selanjutnya, perjalanan Vacherot di Shanghai sudah menorehkan kisah inspiratif,tentang tekad, kesabaran, dan keyakinan bahwa peringkat hanyalah angka ketika keberanian berbicara di lapangan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!