Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Laszlo Krasznahorkai dari Hongaria Raih Anugerah Nobel Sastra

📅 Jumat, 10 Okt 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Sangat Indah

Mengeksplorasi tema-tema distopia postmodern dan melankolis, novel pertamanya Satantango (1985) membawanya ke puncak ketenaran di Hongaria dan tetap menjadi karyanya yang paling terkenal.

Mengisahkan kehidupan di desa yang terpuruk di Hongaria era komunis, gayanya yang tanpa kompromi (12 bab yang masing-masing terdiri dari satu paragraf) disebut oleh penerjemahnya, Szirtes, sebagai aliran lava naratif yang lamban.

"Buku ini ditujukan bagi orang-orang yang menginginkan sesuatu selain hiburan... yang lebih menyukai keindahan yang menyakitkan," ujar Krasznahorkai dalam sebuah sesi wawancara.

Satantango telah diadaptasi menjadi film layar lebar berdurasi lebih dari tujuh jam, dengan judul yang sama pada tahun 1994 oleh sutradara Hongaria ternama, Bela Tarr.

Sering dibandingkan dengan penulis Irlandia Samuel Beckett dan Fyodor Dostoyevsky dari Russia, mendiang kritikus Amerika, Susan Sontag, menyebut Krasznahorkai sebagai ahli apokalips Hongaria kontemporer yang menginspirasi yang sebanding dengan Gogol dan Melville.

Novel lainnya yang berjudul War and War (1999), digambarkan oleh kritikus majalah New Yorker, James Wood, sebagai salah satu pengalaman paling meresahkan yang pernah saya alami sebagai seorang pembaca.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Sekolah membutuhkan perbaikan di Kerinci

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Sekolah membutuhkan perbaik...

Italia Mendidih, 3 Orang Tewas Tersengat Panas

46 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Italia Mendidih, 3 Orang Te...
Ekonomi
Proyeksi produksi jagung na...

Kebakaran Bromo Meluas hingga 80 Hektare, Drone Turun Tangan

50 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Bromo Meluas hing...

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

Terindikasi Main Judi Online, Nyaris 1,5 Juta Penerima Bansos Ditahan Bantuannya

05 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.