Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

100 Rumah Rasakan Aliran Listrik dari PLTS Apung Sisa G20

📅 Selasa, 20 Mei 2025, 18:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
100 Rumah Rasakan Aliran Listrik dari PLTS Apung Sisa G20 Doc: ANTARA
Ket. Suasana PLTS apung G20 di Waduk Muara Nusa Dua yang digunakan mendukung listrik PLN, Denpasar, Selasa (20/5/2025).

DENPASAR – Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Bali, I Made Harta Yasa, menyebut selama ini 100 rumah pelanggan telah teraliri listrik dari PLTS apung di Waduk Muara Nusa Dua.

Ia mengatakan daya yang berhasil disimpan oleh solar panel di lokasi showcase G20 ini disalurkan ke grid PLN untuk selanjutnya mendukung kelistrikan di rumah warga.

“Secara operasi, kondisinya normal kami salurkan kurang lebih 100 kWp ke grid-nya PLN, 100 kWp ini kurang lebih ke 100 pelanggan,” kata Made Harta di Denpasar, Selasa (20/5).

Ia menjelaskan ternyata PLTS dengan papan G20 yang ada sejak 2022 lalu itu tidak sekadar monumental, melainkan manfaatnya terus dirasakan hingga saat ini.

Selain diperkirakan 100 rumah tangga dapat memanfaatkan listrik dengan daya dukung PLTS apung, PLN melihat selama 3 tahun ini ekosistem air di Waduk Muara Nusa Dua ikut mendapat dampak positif dari terpasangnya 228 unit solar panel.

“Pengaruhnya malah bisa mengurangi pertumbuhan alga di dalam ekosistem laut, lalu kalau berbicara burung, malah dengan adanya PLTS ini mengundang burung, jadi secara umum kami pastikan tidak ada dampak negatif,” ujarnya.

Made Harta mengatakan PLTS apung G20 ini berhasil terus berjalan karena proses pemeliharaan yang rutin, meski harus diakui banyak tantangan seperti cuaca dan upaya memastikan tidak ada benda seperti sampah atau hewan yang mengganggu solar panel.

Sementara untuk cuaca menurutnya ini tantangan, sebab ketika musim hujan atau cuaca mendung maka tidak ada yang dapat dilakukan dengan berkurangnya radiasi matahari yang jatuh ke solar panel.

“Pemeliharaan yang dilakukan untuk memastikan panel-panel surya dalam kondisi bersih, sehingga radiasi matahari yang ditangkap oleh modul surya bisa secara utuh maksimal dikonversi menjadi tenaga listrik dan disalurkan ke grid PLN,” kata dia.

PLN melihat potensi penambahan solar panel untuk hasil daya yang lebih tinggi masih bisa di Waduk Muara Nusa Dua, apalagi menurut Made Harta penggunaan PLTS apung adalah langkah tepat dalam pemanfaatan ruang yang ada.

Namun, hingga saat ini pihaknya masih akan menunggu keputusan pemerintah pusat, sebab sejak awal kehadiran PLTS apung G20 didesain sebagai bagian dari showcase mangrove yang dikunjungi para kepala negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Pemulihan sawah pascabencana di Aceh

45 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.