Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Cirebon Genjot Produksi Jagung Pipil Demi Kemandirian Pangan Daerah

📅 Rabu, 08 Okt 2025, 17:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cirebon Genjot Produksi Jagung Pipil Demi Kemandirian Pangan Daerah Doc: Antara
Ket. Suasana pelaksanaan program penanaman jagung pilil di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (8/10).

Cirebon - Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menggencarkan program penanaman jagung pipil yang menyasar bagian timur daerah itu sebagai langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produksi komoditas tersebut.

“Kegiatan penanaman perdana dilaksanakan di Desa Getrakmoyan hari ini, melalui kolaborasi antara kami dengan Polresta Cirebon yang memiliki visi sama dalam menjaga ketersediaan pangan lokal,” kata Bupati Cirebon Imron di Cirebon, Rabu (8/10).

Ia mengatakan kerja sama lintas sektor tersebut merupakan bentuk komitmen nyata, dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis daerah melalui pengembangan komoditas jagung pipil.

Imron menjelaskan luas lahan jagung di Kabupaten Cirebon terus meningkat dari waktu ke waktu. Hingga Oktober 2025, total lahan yang ditanami mencapai 406 hektare.

Jumlah tersebut, kata dia, terdiri atas 404 hektare yang sudah ditanami jagung pipil serta ada tambahan dua hektare pada awal pekan ini.

Ia memastikan program penanaman jagung pipil menjadi salah satu prioritas dalam menjaga ketersediaan pangan daerah, sekaligus mencegah terjadinya alih fungsi lahan pertanian.

Menurutnya, data dari Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon menunjukkan masih terdapat sekitar 350 hektare lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal.

“Lahan tersebut akan dioptimalkan melalui kerja sama lintas sektor guna mendukung program penanaman jagung di daerah,” katanya.

Sementara itu Kapolresta Cirebon Kombes Pol Sumarni mendorong agar penanaman jagung pipil, dapat diperluas ke wilayah lain di Kabupaten Cirebon khususnya pada lahan pertanian yang belum digarap secara maksimal.

Ia menambahkan harga jagung pipil kering dengan kadar air 14 persen saat ini mencapai Rp6.500 per kilogram. Nilai tersebut cukup menjanjikan bagi petani dan menjadi dorongan untuk meningkatkan produksi jagung.

“Kita akan kejar dan kerjakan bersama agar ketahanan pangan, terutama jagung pipil, semakin meningkat,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
PT Jasamarga Hijaukan Trans...
Olahraga
John Herdman Minta Timnas I...
Olahraga
Joshua Kimmich

Anak Rawan Terkena Diare dan DBD Saat Perubahan Iklim

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anak Rawan Terkena Diare da...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jadwal Lengkap Konser Musik di Jakarta Fair Kemayoran PRJ 2026

Jadwal Lengkap Konser Musik di Jakarta Fair Kemayoran PRJ 2026

09 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.