Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bappenas Bocorkan Rencana Besar: Indonesia Akan Punya Institut Garam Sendiri!

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 23:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bappenas Bocorkan Rencana Besar: Indonesia Akan Punya Institut Garam Sendiri! Doc: ANTARA FOTO/Saiful Bahri
Ket. Petani memanen garam di lahan garam Desa Bunder, Pamekasan, Jawa Timur.

JAKARTA – Pemerintah berencana membangun Indonesia Salt Institute (Institut Garam Nasional) sebagai langkah strategis memperkuat tata kelola dan kemandirian industri garam nasional.

Lembaga ini diharapkan menjadi pusat riset, inovasi, dan pengembangan teknologi produksi garam, sekaligus mempertemukan sektor riset dengan industri dan petani garam.

Melalui pendekatan terintegrasi, pemerintah menargetkan peningkatan kualitas, efisiensi produksi, serta pengurangan ketergantungan terhadap impor garam industri dalam jangka menengah hingga panjang.

“Kita akan membangun Indonesia Salt Institute yang merupakan kombinasi antara pelaku usaha, akademisi, dan mitra pembangunan yang nantinya akan menjadi milestone dalam program swasembada garam kita,” ujar Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Rachmat Pambudy dalam agenda Penandatanganan Kerja Sama Pengembangan Lahan Garam dan Industri di Gedung Bappenas, Jakarta, Selasa (7/10).

Pada kesempatan tersebut, dia menerangkan bahwa garam itu bisa menghasilkan turunan yang panjang, mulai dari bidang kosmetika hingga bahan baku baterai. Hasil olahan komoditas tersebut dapat dimanfaatkan pula menjadi garam industri yang bernilai tambah tinggi.

Pihaknya menegaskan ingin mengembangkan garam agar bisa digunakan di bidang kedokteran, industri, dan bahan-bahan lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi, tidak hanya sekadar garam krosok, garam dapur, atau garam untuk pengawet makanan saja.

Karena itu, kerja sama antara K-Utec Salt Technology Germany, PT Garam, dan pemerintah daerah (pemda) dalam rangka pengembangan lahan garam dan industri terkait produksi garam, bisa menghasilkan garam-garam yang bernilai ekonomi tinggi.

“Ekosistem pergaraman nasional diperkuat nantinya dengan pendirian Institut Garam Nasional Indonesia,” ucap Kepala Bappenas.

Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Leonardo AA Teguh Sambodo menerangkan bahwa kerja sama ini dilakukan agar Indonesia dapat menghasilkan garam berkualitas tinggi yang mengantongi standar industri. Pada saat yang sama, lanjut Teguh, memampukan petani untuk dapat tergabung dalam rantai industri secara maksimal.

Beberapa kabupaten yang menandatangani kerja sama pengembangan lahan garam dan industri berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT), mencakup Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Timur Tengah Utara, serta kabupaten Gresik dari Jawa Timur.

“Kami berharap ini menjadi salah satu contoh momentum untuk bisa mengembangkan industri garam secara terintegrasi yang juga melibatkan petani,” ungkap dia.

Teguh mengharapkan penandatanganan kerja sama ini menjadi momentum agar Indonesia dapat membangun industri setahap demi setahap dengan skala yang baik. Selain itu juga memiliki kualitas garam yang baik, sehingga mampu memenuhi industri dalam negeri

“Kami juga mohon Bapak Menteri untuk dapat me-launching adanya inisiatif awal berkaitan dengan Salt Institute yang diharapkan akan melengkapi ekosistem yang akan dibangun untuk menumbuhkan industri garam terus dapat meningkatkan kualitasnya, dan dapat mengembangkan solusi-solusi alternatif dan sekaligus inovatif untuk pengembangan garam di berbagai wilayah di Indonesia,” kata Teguh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.