Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank Dunia Memperingatkan Kaum Muda di Asia Kesulitan Mendapat Pekerjaan Layak

📅 Selasa, 07 Okt 2025, 18:40 WIB | Oleh:
Bank Dunia Memperingatkan Kaum Muda di Asia Kesulitan Mendapat Pekerjaan Layak Doc: Antara
Ket. Ribuan warga berdesakkan memberika surat lamaran di bursa kerja Kota Batam, beberapa waktu lalu.

BANGKOK – Bank Dunia pada Selasa (7/10) mengatakan, kaum muda di seluruh Asia tengah berjuang untuk mendapatkan pekerjaan yang baik, banyak di antara mereka yang terjebak dalam pekerjaan dengan produktivitas rendah yang dapat membebani stabilitas sosial karena rasa frustrasi memicu gelombang protes global yang dipimpin oleh kaum muda.Bank tersebut menyoroti kesenjangan yang terus-menerus antara pekerja yang lebih muda dan yang lebih berpengalaman di beberapa negara ekonomi Asia dalam pembaruan ekonomi regional, yang mencatat bahwa satu dari tujuh orang muda di Tiongkok dan Indonesia menganggur.Laporan itu memperingatkan bahwa jumlah orang yang rentan jatuh ke dalam kemiskinan kini lebih besar daripada kelas menengah di sebagian besar negara.“Tingkat pengangguran umumnya tinggi, tetapi kaum muda kesulitan mencari pekerjaan,” tulis Bank Dunia dalam pembaruan ekonomi regional yang diterbitkan pada 7 Oktober, menambahkan bahwa sebagian besar orang di Asia “yang mencari pekerjaan berhasil menemukannya.”Namun, “banyak individu di wilayah ini bekerja di pekerjaan yang produktivitasnya rendah atau bersifat informal”.Partisipasi angkatan kerja masih rendah di negara-negara Pasifik dan di kalangan wanita, dengan kesenjangan sekitar 15 poin persentase dibandingkan dengan pria di Indonesia, Malaysia, dan Filipina, katanya.Laporan itu juga menemukan bahwa sebagian besar pertumbuhan lapangan kerja di kawasan itu telah beralih dari manufaktur ke layanan berupah rendah, sehingga mengikis pencapaian yang pernah mengangkat jutaan orang keluar dari kemiskinan.Pemerintah di seluruh Afrika dan Asia telah bergulat dengan lonjakan demonstrasi yang dipimpin oleh Generasi Z dalam beberapa bulan terakhir, dengan ribuan orang turun ke jalan di Filipina, Maroko, Madagaskar, Indonesia, Timor-Leste, Kenya, dan Mongolia untuk memprotes korupsi, pengangguran, dan kesenjangan yang semakin melebar.Demonstrasi yang dipicu oleh kemarahan atas pertunjukan kekayaan yang berlebihan oleh elit penguasa, telah menargetkan pemerintah –menggulingkan pemerintahan di Nepaldan Bangladesh.Tinjauan lebih dekat terhadap angka-angka di Asia menunjukkan bahwa tingkat pengangguran di kalangan pekerja berusia 15-24 tahun lebih dari 10 persen di tempat-tempat seperti Mongolia, Indonesia, dan Cina, sementara tingkat pengangguran di kalangan pekerja usia produktif berusia 25-54 tahun adalah 5 persen atau lebih rendah, menurut data Bank Dunia.Menurut bank tersebut, perusahaan yang berusia lima tahun atau kurang memainkan peranan besar dalam penciptaan lapangan kerja.Di Malaysia dan Vietnam misalnya, mereka menyumbang 57 persen dari total lapangan kerja tetapi menyumbang 79 persen penciptaan lapangan kerja, namun peran mereka telah berkurang karena lebih sedikit perusahaan baru yang memasuki pasar, demikian pernyataan laporan itu.Perdagangan telah meningkatkan lapangan kerja di negara-negara seperti Kamboja dan Vietnam, meskipun keuntungannya masih belum merata dan rentan terhadap guncangan global, kata laporan itu.“Negara-negara belum sepenuhnya menyadari manfaat dari pemindahan pekerja dari sektor dan perusahaan yang kurang produktif ke sektor dan perusahaan yang lebih produktif.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Ekonomi
Kapal Tanker Pertamina Bant...
Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.