Target Rampung Tahun Depan, Pembangunan LRT Fase 1B Velodrome-Manggarai Sudah 72 Persen
📅 Kamis, 02 Okt 2025, 09:20 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Beritajakarta
JAKARTA - Progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai sudah mencapai 72,852 persen hingga awal Oktober 2025.
Dengan rincian, Zona 1 (area Jalan Pemuda Rawamangun - Jalan Raya Pramuka) 71,13 persen dan Zona 2 (area Matraman - Manggarai) 57,35 persen.
Direktur Proyek LRT Jakarta, Ramdani Akbar menjelaskan, LRT Jakarta Fase 1B nantinya akan membuka akses lebih cepat dan mudah bagi masyarakat di sekitaran Jakarta Utara, Timur, dan Pusat.
“Pengembangan jalur LRT Jakarta ini juga sebagai upaya untuk terciptanya konektivitas antarmoda serta mengurangi emisi gas karbon dan kemacetan di Jakarta,” katanya seperti dilansir dari media resmi Pemprov DKI, Kamis (2/10).
Ramdani menambahkan, proyek LRT Jakarta Fase 1B ini salah satu bagian dari gerak besar Kota Jakarta menuju kota global yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Dari kemacetan menuju konektivitas, dari polusi menjadi keberlanjutan, karena kini transportasi publik bukan lagi sebagai pilihan, melainkan kebutuhan untuk hidup yang lebih baik,” jelasnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung bertemu dengan Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi sempat membahas proyek LRT Jakarta tersebut, di Mandiri University, Jakarta Pusat, pada Senin (29/9).
“LRT dari Velodrome ke Manggarai kemajuan pekerjaannya melebihi apa yang direncanakan,” kata Pramono.
Sebaiknya Anda baca juga:
Transportasi publik berbasis kereta ringan itu ditargetkan bisa melayani mobilitas masyarakat tahun depan.
Banyak warga yang menginginkan proyek pembangunan transportasi publik berbasis kereta ringan itu rampung. Utamanya, warga yang tinggal di sekitar kawasan proyek pembangunan.
Salah satunya, Zaenudin, tokoh masyarakat Manggarai, yang berdomisili di RT 08/10 Kelurahan Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Menurutnya, dengan adanya LRT Jakarta di Manggarai, selain memudahkan mobilitas, kawasan tempat dirinya tinggal juga nantinya ditata menjadi lebih bagus.
“Jadi ke depan, manfaatnya pasti banyak untuk masyarakat,” ujarnya.
Ia menilai, kemacetan menjadi hal yang wajar saat ada proyek pembangunan. Menurutnya, lalu lintas di sekitar pasti akan normal kembali setelah proyek rampung. Selain itu, Ia juga meyakini, ekonomi di lingkungannya akan meningkat dengan dibangunnya transportasi publik tersebut.
“Wajar saja macet, kan itu bagian dari proses, nggak selamanya,” ucapnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!