Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Bekasi Kembangkan Potensi Desa melalui BUMDes

📅 Kamis, 02 Okt 2025, 08:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bekasi Kembangkan Potensi Desa melalui BUMDes Doc: ANTARA 
Ket. Tim pengembangan usaha ekonomi masyarakat pada DPMD Kabupaten Bekasi meninjau salah satu usaha BUMDes di wilayah Kecamatan Babelan, Rabu.

KABUPATEN BEKASI – Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berkomitmen terus mengembangkan potensi desa melalui optimalisasi pengelolaan lini bisnis Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar semakin dikenal luas serta memiliki daya saing tinggi.

Salah satu upaya pengembangan potensi desa dimaksud dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi melalui kegiatan monitoring dan evaluasi serta pelaporan BUMDes yang kali ini menyasar wilayah Kecamatan Babelan.

"Kami memberikan penilaian sekaligus arahan atas pengelolaan BUMDes di sini agar makin berdaya dalam pengembangan usaha yang menjadi potensi desa," kata Ketua Tim Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat pada DPMD Kabupaten Bekasi, Chabib Soleh, di aula Kantor Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Rabu (01/10).

Dia mengatakan pengawasan dan evaluasi dilakukan tidak hanya untuk memastikan pengelolaan BUMDes berjalan transparan dan akuntabel tetapi juga mencari desa yang dapat dijadikan model dalam administrasi serta pengembangan usaha.

Dengan pengelolaan yang baik, BUMDes diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.

"Kami juga ingin mengetahui hambatan apa saja yang dihadapi pengurus maupun pemerintah desa dalam mengembangkan usaha BUMDes ini," katanya.

Chabib menilai pengurus BUMDes masih membutuhkan bimbingan khususnya dalam pembukuan serta penyusunan laporan keuangan sehingga kegiatan ini turut menjadi sarana pembinaan agar kelembagaan BUMDes lebih profesional dan berkelanjutan.

Ia menambahkan pendirian BUMDes tidak hanya berorientasi pada pendapatan asli desa melainkan juga memiliki fungsi sosial yakni mendorong kesejahteraan masyarakat dengan menggerakkan potensi ekonomi lokal desa.

"Bumdes harus bersinergi, berkolaborasi dengan Koperasi Desa Merah Putih dan bisa berperan mendukung program makan bergizi gratis dalam hal pasokan bahan baku makanan," katanya.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Babelan Edi Gunawan mengungkapkan sejauh ini sudah ada enam desa di wilayahnya yang membentuk BUMDes antara lain Desa Babelan Kota, Kedung Pengawas, Kedung Jaya, Buni Bakti, Pantai Hurip dan Hurip Jaya.

"Sudah ada enam desa yang berbadan hukum dan sudah memulai kegiatan ketahanan pangan. Harapannya di tahun 2026 BUMDes akan dapat dipercaya untuk mendapatkan anggaran ketahanan pangan untuk pengembangan," katanya.

Ia mengaku satu desa lain yakni Muara Bakti masih dalam proses pembentukan pengurus dan penyelesaian administrasi hukum agar dapat segera menjalankan usaha BUMDes.

Edi juga menekankan penting penguatan peran BUMDes terlebih setelah terbit Keputusan Menteri Desa Nomor 3 Tahun 2025 yang mengamanatkan alokasi 20 persen dana desa untuk ketahanan pangan.

Dana tersebut dikelola oleh BUMDes di masing-masing desa untuk memperkuat usaha ekonomi dan mendukung masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Nasional
Warga memanfaatkan air send...
Megapolitan
Hilang Kendali, Sebuah Taks...

Tradisi Sembahyang Rebutan di Semarang

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Rona
Tradisi Sembahyang Rebutan ...

Inflasi bulan Agustus 2026

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Inflasi bulan Agustus 2026
Megapolitan
Pemkab Bogor Masih Diubek-u...
Advertisement
Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

Minta Laporan Penanggulangan Karhutla, Presiden Prabowo Panggil Panglima-Kapolri

02 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.