Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD Tulungagung Gerak Cepat Salurkan Bantuan dan Data Hampir 500 Rumah Terdampak Angin Kencang

📅 Kamis, 02 Okt 2025, 18:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD Tulungagung Gerak Cepat Salurkan Bantuan dan Data Hampir 500 Rumah Terdampak Angin Kencang Doc: Antara
Ket. Petugas gabungan meninjau salah satu rumah terdampak bencana puting beliung di Tulungagung, Jawa Timur, Rabu (1/10).

Tulungagung, Jatim - BPBD Tulungagung, Jawa Timur mencatat 497 unit rumah/bangunan rusak terdampak bencana angin kencang yang melanda enam desa tiga kecamatan di daerah itu pada Rabu (1/9) sore.

Kendati tidak sampai ada korban jiwa maupun luka, kerugian ditaksir yang dialami warga secara akumulatif cukup besar.

"Total kerusakan berdasarkan data sementara yang masuk hingga pukul 21.15 WIB mencapai 497 rumah," kata Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung Robinson Pasaroan, pada Kamis (2/10).

Enam desa di tiga kecamatan terdampak angin kencang itu adalah Desa Doroampel, Podorejo, Junjung, dan Tambakrejo di Kecamatan Sumbergempol; Desa Waung di Kecamatan Boyolangu; serta Desa Bangunmulyo di Kecamatan Pakel.

Mayoritas rumah/bangunan warga mengalami rusak ringan, seperti atap yang rontok atau tersingkap akibat hembusan angin kencang. Hanya sedikit bangunan yang mengalami rusak berat maupun sedang.

Rinciannya, Desa Tambakrejo tercatat paling terdampak dengan 180 rumah rusak, disusul Doroampel 167 rumah, Junjung 113 rumah, Podorejo 17 rumah, Waung 14 rumah, serta Bangunmulyo enam rumah.

Robinson memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. BPBD bersama tim gabungan telah menyalurkan bantuan darurat berupa terpal penutup atap sementara dan logistik kebutuhan dasar untuk warga terdampak.

"Bantuan sudah disalurkan bagi rumah-rumah yang mengalami kerusakan cukup parah, sementara sebagian warga memperbaiki secara mandiri," katanya.

Sebelumnya, laporan awal dari aparat kepolisian menyebut kerusakan hanya puluhan rumah di tiga desa. Namun hasil asesmen BPBD menunjukkan dampak bencana lebih luas, dengan hampir 500 rumah terdampak.

BPBD Tulungagung masih melakukan monitoring dan asesmen lanjutan di lokasi terdampak guna memutakhirkan data kerusakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Warga Pulau Pramuka Ikuti C...

Laju kerusakan mangrove di Indonesia

8 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Laju kerusakan mangrove di ...

Perkembangan Harga emas Antam turun

13 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Perkembangan Harga emas Ant...

Ini Cara Naik TransJakarta dan KRL Lebih Hemat

20 menit yang lalu | Haryo Brono

Megapolitan
Ini Cara Naik TransJakarta ...
Megapolitan
Kepulauan Seribu Kendalikan...
Luar Negeri
Pemerintahan Trump Larang R...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan Dinaikkan Setelah Delapan Tahun tanpa Penyesuaian, Ini Besarannya

Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan Dinaikkan Setelah Delapan Tahun tanpa Penyesuaian, Ini Besarannya

30 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 3
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
# 3
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.