Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Agam Selidiki Keracunan Massal Terkait Program MBG

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 23:30 WIB | Oleh: Tim Penulis

Ini untuk mengetahui dimana permasalahannya dan sebelumnya telah disampaikan oleh penyedia.

"Kita melihat faktanya dari hasil sampel yang dikirim ini. Mudah-mudahan tidak ada lagi permasalahan ke depan," katanya.

Ia menambahkan seluruh dapur SPPG harus melengkapi izin dan higienisnya, karena ini sangat penting sekali.

Termasuk dari segi kesehatan dan pembuangan limbahnya yang harus diperhatikan oleh SPPG.

"Ini persyaratan yang harus dilengkapi oleh SPPG sebelum beroperasi dan kita terus melakukan pengawasan dengan tim agar kasus keracunan ini tidak terulang lagi," katanya.

Ia mengakui ada 53 pelajar TK, SD, guru, orang tua dan lainnya diduga keracunan usai menyantap nasi goreng MBG pada Rabu (1/10) siang.

Ke 53 korban itu dirawat di RSUD Lubuk Basung, Puskesmas Manggopoh, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Rizki Bunda.

"Makanan tersebut dibawa pulang dan dimakan oleh orang tua, kakak dan adiknya, sehingga mereka ikut keracunan. Mereka tersebar di Nagari Kampung Tangah dan Manggopoh," katanya.

Ia mengimbau orang tua untuk mengawasi anak mereka dan jangan membawa makanan pulang, karena berdampak untuk higenis atau makanan bisa basi yang beresiko keracunan.

"Apabila makanan dibawa pulang, maka jam makanan itu sudah cukup lama dan kondisi kurang bagus yang berdampak keracunan apabila dimakan."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.