Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Agam Selidiki Keracunan Massal Terkait Program MBG

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 23:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Agam Selidiki Keracunan Massal Terkait Program MBG Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Agam Benni Warlis sedang memberikan keterangan kepada wartawan setelah rapat membahas keracunan MBG, Rabu (1/10) malam

Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat bakal melakukan pemeriksaan sumber makanan yang mengakibatkan puluhan pelajar mengalami keracunan setelah menyantap menu program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Rabu (1/10).

Sekretaris Daerah Agam Muhammad Lutfi Ar di Lubuk Basung, Rabu, mengatakan sampel makanan yang disantap pelajar sudah diambil di dapur penyedia dan dikirim ke Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Padang.

"Sampel telah kita ambil dan kita kirim ke BPOM Padang untuk diperiksa dalam memastikan penyebab keracunan itu," katanya.

Ia mengatakan ada 28 pelajar TK dan SD tersebar di Nagari atau Desa Manggopoh dan Kampung Tangah keracunan usai menyantap MBG, Rabu (1/10) siang.

Mereka mengalami muntah-muntah usai menyantap nasi goreng yang disediakan dapur penyedia.

Setelah itu orang tuanya langsung membawa ke Puskesmas Manggopoh, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuk Basung, Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Riki Bunda.

Seluruh pasien mendapatkan pelayanan di puskesmas dan rumah sakit itu dengan maksimal.

"Kita menyediakan lima mobil ambulan di Puskesmas Manggopoh untuk merujuk pasien ke RSUD Lubuk Basung dan termasuk menyediakan tenaga medisnya," katanya.

Pemkab Agam masih melakukan indentifikasi ke sekolah dan jorong terkait korban lainnya.

"Berkemungkinan korban akan bertambah nantinya," katanya.

Untuk biaya berobat bagi yang tidak terdaftar di BPJS, maka Pemkab Agam akan mencarikan solusi mengingat ini merupakan program nasional.

Bupati: Operasional SPPG dihentikan sementara dampak keracunan pelajar

Bupati Agam, Sumatera Barat Benni Warlis mengatakan operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Nagari atau Desa Kampung Tangah, Kecamatan Lubuk Basung dihentikan untuk sementara setelah 53 pelajar, guru, orang tua dan lainnya diduga keracunan usai mengkonsumsi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin lalu.

"Operasional dan penyaluran MBG kita hentikan sementara sampai kita melakukan rapat bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Padang, Kamis (2/10). Kita juga telah mengadakan rapat membahas ini dengan Forkopimda dan organisasi perangkat daerah dan lainnya," kata Bupati Agam Benni Warlis di Lubuk Basung, Rabu.

Ia mengatakan sampel makanan berupa nasi goreng telah diambil dan dikirim ke Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kota Padang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Ariana Grande Luncurkan Album "Petal"

17 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Ariana Grande Luncurkan Alb...

Angin Segar, Khofifah Hapus Pajak Pokok dan Denda Kendaraan Ojol

24 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Angin Segar, Khofifah Hapus...
Nasional
Mengagetkan, Ada Penipuan E...
Nasional
Kemendagri Integrasikan Lay...

Penyanyi Sheila Majid Dianugerahi Gelar "Datuk Seri"

52 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Rona
Penyanyi Sheila Majid Dianu...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.