Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekspor Sawit Indonesia Meroket 35 Persen, Raup Rp 271 Triliun dalam Delapan Bulan

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 18:45 WIB | Oleh:
Ekspor Sawit Indonesia Meroket 35 Persen, Raup Rp 271 Triliun dalam Delapan Bulan Doc: Jakarta Globe

JAKARTA — Ekspor minyak sawit Indonesia melonjak tajam sepanjang Januari hingga Agustus 2025 seiring harga komoditas andalan nasional yang terus meroket. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai $16,66 miliar atau sekitar Rp 271 triliun.

Pada periode yang sama tahun lalu, Indonesia hanya mampu mencatat ekspor sawit senilai $12,32 miliar. Artinya, kinerja ekspor sawit tumbuh 35,23 persen secara tahunan.

“Ekspor minyak sawit kita tumbuh 35,23 persen year-on-year pada delapan bulan pertama 2025,” ujar Deputi Bidang Statistik Produksi BPS, M Habibullah, dalam konferensi pers, Rabu (10/9).

BPS menjelaskan lonjakan ini dipicu oleh kenaikan harga rata-rata minyak sawit mentah (CPO) dunia. Selama Januari–Agustus 2025, harga rata-rata tercatat $1.041,32 per ton, naik 19,91 persen dibanding tahun lalu yang hanya $868,42 per ton.

Selain harga, volume ekspor juga mengalami peningkatan signifikan dikarenakan dalam beberapa waktu lalu terjadi kerja sama dalam sektor perdagangan internasional khususnya tentang kelapa sawit. Ekspor sawit naik dari 14,26 juta ton pada tahun lalu menjadi 16,20 juta ton tahun ini, atau tumbuh 13,56 persen.

Meski tidak merinci pasar utama, BPS mengungkap minyak nabati menjadi salah satu komoditas terbesar dalam ekspor Indonesia ke India. Ekspor lemak dan minyak hewani atau nabati ke India mencapai $2,73 miliar, setara 21,71 persen dari total ekspor nonmigas ke negara tersebut.

Habibullah juga menyinggung perkembangan ekspor sawit ke Amerika Serikat. “Kita mengekspor sekitar 2,6 juta ton CPO dan turunannya ke AS pada Agustus saja,” katanya. Ekspor ini dilakukan meski Presiden AS Donald Trump telah memberlakukan tarif impor 19 persen sejak 7 Agustus.

Di sisi lain, pasar Eropa juga masih menyerap sawit Indonesia. Nilai ekspor sawit ke Uni Eropa pada Agustus mencapai $192,64 juta, sementara total Januari–Agustus tercatat $1,27 miliar.

Kinerja sawit yang cemerlang turut menopang neraca perdagangan Indonesia. BPS melaporkan surplus perdagangan terus berlanjut selama 64 bulan berturut-turut sejak Mei 2020, menjadikan sawit sebagai penyumbang utama devisa negara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.