Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Keracunan, Bupati Lebak Minta Program Makan Bergizi Gratis Diawasi Ketat

📅 Selasa, 30 Sep 2025, 18:04 WIB | Oleh:
Cegah Keracunan, Bupati Lebak Minta Program Makan Bergizi Gratis Diawasi Ketat Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki.

LEBAK - Bupati Lebak Mochamad Hasbi Asyidiki meminta program makan bergizi gratis (MBG) diawasi bersama agar layak dikonsumsi dan menyehatkan bagi pelajar.

"Kami berharap program MBG itu diawasi bersama, meski haknya ada di Badan Gizi Nasional (BGN)," kata Hasbi saat peresmian Sekolah Rakyat 36 jenjang SD dan SMP di Gedung Balai Latihan Kerja (BLK) di Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak, Selasa.

Pemerintah Kabupaten Lebak hingga kini terus mengawasi satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) yang mendistribusikan program MBG ke sekolah-sekolah.

Pengawasan SPPG itu, selain BGN juga ahli nutrisi , Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan, Dinas Peternakan, TNI, Polri, Badan Pengawasan Obat dan Minuman (BPOM), legislatif dan masyarakat.

Bahkan, sebelum disalurkan menu makanan ke sekolah-sekolah terlebih dahulu dilakukan uji sampel dan dikonsumsi oleh petugas BGN.

"Kita berharap program MBG itu diawasi secara bersama, sehingga tidak menimbulkan makanan tidak layak yang bisa menyebabkan keracunan," kata Hasbi.

Menurut dia, jumlah SPPG yang sudah beroperasi di Lebak tercatat 28 SPPG dengan penerima manfaat rata-rata 3.000 pelajar per SPPG.

Dia juga mengharapkan agar 80 persen menu MBG menggunakan bahan pangan lokal dan SPPG bisa menyesuaikan diri, karena di daerah itu berbeda-beda selera makan.

Bupati mengatakan, program MBG dapat menggerakkan ekonomi masyarakat setempat, karena bahan baku lokal dapat memenuhi untuk kebutuhan dapur SPPG.

Selain itu juga program MBG dapat menyerap lapangan pekerjaan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami sangat mendukung program MBG, karena memberikan makanan yang bergizi bagi pelajar juga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat lokal," kata menjelaskan.

Ketua SPPG Yayasan Hamim Center Founder (HCF) Cibadak Kabupaten Lebak Amin mengatakan pihaknya hingga kini menggunakan bahan pangan lokal untuk program MBG, karena di wilayahnya sebagian besar petani.

Selain itu juga pihaknya mendistribusikan menu makanan MBG yang sudah berjalan satu bulan tidak ada masalah dan lancar dengan sasaran penerima manfaat 3.721 siswa di empat PAUD, enam SD, empat SLTP, dan satu SMA.

"Kami menerapkan pengelolaan makanan hingga pendistribusian ke sekolah diutamakan higienis, bersih,dan sehat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Nasional
Prabowo Bawa 3 Pesan Pentin...

Kondisi Gelombang Tinggi di Perairan Aceh Barat

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kondisi Gelombang Tinggi di...
Olahraga
Atletico Menggila di 7 Meni...
Advertisement
Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

Soal Jalan Rusak di Garut, KDM Panggil Bupati ke Bandung, Minta Anggaran Perbaikan Jalan Dirombak Total

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.