Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Topan Bualoi Menghantam Vietnam, 11 Orang Tewas, Ribuan Penduduk Dievakuasi

📅 Senin, 29 Sep 2025, 13:43 WIB | Oleh:
Topan Bualoi Menghantam Vietnam, 11 Orang Tewas, Ribuan Penduduk Dievakuasi Doc: abc net
Ket. Badai ke-10 yang melanda Vietnam tahun ini menerjang daratan setelah pukul 10 malam dan menghasilkan angin berkecepatan 130 km/jam.

HANOI - Topan Bualoi menerjang Vietnam lebih cepat, menewaskan 11 orang, kata pejabat pada hari Senin (29/9). Badai menghancurkan atap bangunan dan menumbangkan tiang listrik serta pepohonan.

Setidaknya sembilan orang tewas di Ninh Binh di utara pada Senin dini hari ketika angin puyuh akibat topan melanda provinsi itu, dua lainnya tewas di Provinsi Hue dan Thanh Hoa, menurut otoritas bencana lokal dan nasional. Sekitar 20 orang masih hilang.

Vietnam mengevakuasi hampir 30.000 penduduk dari wilayah pesisir pada hari Minggu (28/9) ketika Topan Bualoi menghantam wilayah tengah penghasil baja negara itu.

Badai ke-10 yang melanda negara itu tahun ini,- menerjang daratan setelah pukul 10 malam (16.00 GMT) dan menghasilkan angin berkecepatan 130 kilometer per jam (80 mil per jam), menurut Pusat Peringatan Topan Gabungan.

Provinsi dan kota dari Ninh Binh hingga Quang Ngai mengevakuasi lebih dari 28.500 orang, dan satu orang meninggal dunia dan empat lainnya hilang, menurut otoritas penanggulangan bencana dan tanggul Vietnam.

Lebih dari 15.000 penduduk di Ha Tinh -- yang dikenal sebagai pusat produksi baja utama -- dijadwalkan untuk dievakuasi ke sekolah dan pusat medis yang diubah menjadi tempat penampungan sementara, kata pihak berwenang sebelumnya pada hari itu.

Hampir 117.000 personel militer telah dimobilisasi. Empat bandara domestik ditutup dan semua kapal penangkap ikan yang berada di jalur topan telah dipanggil kembali ke pelabuhan.

"Saya merasa agak cemas, tetapi tetap berharap semuanya akan baik-baik saja setelahnya. Kami semua selamat setelah topan Kajiki baru-baru ini. Saya berharap topan kali ini akan sama parahnya atau bahkan lebih ringan," ujar Nguyen Cuong, 29 tahun, warga Kota Ha Tinh, kepada AFP.

"Ini adalah badai yang bergerak cepat dengan intensitas yang sangat kuat dan area dampak yang luas, yang mampu menyebabkan kombinasi berbagai jenis bencana alam seperti angin kencang, hujan lebat, banjir, tanah longsor, dan genangan pantai," kata direktur pusat Mai Van Khiem mengutip media pemerintah.

Para ilmuwan memperingatkan badai menjadi lebih kuat saat Bumi menghangat karena dampak perubahan iklim yang disebabkan oleh manusia.

Di Vietnam, lebih dari 100 orang tewas atau hilang akibat bencana alam dalam tujuh bulan pertama tahun 2025, menurut kementerian pertanian.

Vietnam menderita kerugian ekonomi sebesar $3,3 miliar pada September lalu akibat Topan Yagi, yang melanda wilayah utara negara itu dan menyebabkan ratusan korban jiwa. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.