Topan Matmo Hantam Tiongkok Selatan, Ribuan Orang Dievakuasi
📅 Minggu, 05 Okt 2025, 15:20 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: CCTV via SCMP
BEIJING - Ratusan ribu orang dievakuasi dari rumah mereka saat Topan Matmo menghantam pantai selatan Tiongkok pada hari Minggu (5/1), media pemerintah melaporkan.
Badai dahsyat itu mendarat sekitar pukul 14.50 (06.50 GMT) di provinsi Guangdong, menurut lembaga penyiaran negara CCTV.
Pusat Meteorologi Nasional mencatat kecepatan angin lebih dari 150 kilometer per jam (93 mph).
Saat badai mendekat, pihak berwenang mengevakuasi 197.000 orang dari rumah mereka di Pulau Hainan dan 150.000 orang dari provinsi Guangdong, menurut kantor berita resmi Xinhua.
Transportasi umum, lokasi konstruksi, dan bisnis juga ditutup di kota-kota pesisir termasuk Haikou, Wenchang, Zhanjiang, dan Maoming.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kota Beihai di selatan wilayah Guangxi juga pada hari Minggu mengumumkan akan menangguhkan pekerjaan, sekolah, dan transportasi.
Badai telah menyebabkan permukaan air laut naik di pelabuhan Maoming pada Minggu pagi, yang mengakibatkan risiko banjir yang "serius", menurut CCTV.
Intensitas topan diperkirakan akan menurun secara bertahap setelah mencapai daratan, kata pusat meteorologi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun hujan deras dan angin kencang diperkirakan terjadi hingga Senin di Hainan dan sebagian Guangdong dan Guangxi.
Tiongkok merupakan penghasil emisi gas rumah kaca terbesar di dunia, yang menurut para ilmuwan mempercepat perubahan iklim dan membuat peristiwa cuaca ekstrem lebih sering terjadi dan lebih intens.
Negara ini juga merupakan pemimpin dunia dalam energi terbarukan dan bertujuan mencapai netralitas karbon pada tahun 2060.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!