Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ratusan Pesilat Unjuk Gigi Berebut Piala Gubernur Jakarta di 'Festival Pencak Silat Betawi'

📅 Minggu, 28 Sep 2025, 19:47 WIB | Oleh:
Ratusan Pesilat Unjuk Gigi Berebut Piala Gubernur Jakarta di 'Festival Pencak Silat Betawi' Doc: ANTARA/HO-Bamus Suku Betawi 1982
Ket. Ketua Majelis Adat Bamus Suku Betawi 1982, Nachrowi Ramli saat foto bersama di sela-sela "Festival Pencak Silat Betawi" yang digelar di Padepokan Pencak Silat, TMII, Jakarta Timur, Minggu (28/9).

JAKARTA - Ratusan pesilat Betawi dari berbagai wilayah di Jakarta memamerkan kemampuan terbaiknya untuk memperebutkan Piala Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Minggu (28/9).

Berkumpulnya 150 jagoan silat dari Jakarta Timur, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat itu untuk mengikuti "Festival Pencak Silat Betawi".

Kegiatan ini diselenggarakan Bamus Suku Betawi 1982 selama dua hari yang mencakup kategori pelajar dan dewasa, kata Ketua Majelis Adat Bamus Suku Betawi 1982, Nachrowi Ramli dalam keterangannya di Jakarta.

Dia mengatakan, festival ini bukan sekadar kompetisi, melainkan menjaga dan melestarikan kebudayaan Betawi di Jakarta yang dinilai hampir mengalami kepunahan di tengah kemajuan zaman.

Dengan kegiatan yang diselenggarakan Bamus Suku Betawi 1982 seperti lomba pantun, lomba tari, lomba kuliner dan lomba silat yang berlangsung hari ini, pihaknya ingin melestarikan serta menjaring bibit-bibit muda dalam mengembangkan dan meningkatkan prestasi.

"Khususnya, di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi," ujar pria yang biasa disapa Bang Nara.

Menurut Ketua Umum Perkumpulan Pencak Silat (PPS) Putra Betawi yang menghimpun 127 perguruan silat aliran Betawi dan merupakan perguruan silat historis pendiri PB IPSI itu, Bamus Suku Betawi 1982 tidak hanya fokus pada kebudayaan khususnya pencak silat.

Namun, pihaknya akan melakukan pembenahan dan pembentukan sumber daya manusia (SDM) kaum Betawi.

Di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini, Bamus Suku Betawi 1982 akan mengumpulkan kembali para pesilat yang saat ini berserakan.

Termasuk, pencak silat Betawi yang jumlahnya 300-an lebih dan perguruan pencak silat di seluruh DKI yang juga banyak jumlahnya.

"Sudah saatnya kaum Betawi memimpin di Jakarta," kata salah satu Penasihat di kepengurusan Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) itu.

Dia sejak kecil menekuni pencak silat dan sudah 40 tahun menjadi pengurus organisasi silat di tanah air.

Karena itu, kata dia, Bamus Suku Betawi 1982 yang berkomitmen melestarikan dan mengembangkan budaya Betawi berharap agar sumber daya manusia kaum Betawi terus ditingkatkan.

Saat ini pihaknya mengambil langkah pematangan SDM. "Apapun alatnya dan senjatanya kalau manusianya tidak pintar akan sia-sia. Karenanya, kita butuh SDM yang pintar menghadapi segala situasi dan kondisi," katanya.

Bang Nara menambahkan, pencak silat telah diakui oleh Unesco sehingga PPS Putra Betawi akan merajut persatuan semua aliran silat Betawi yang mencapai 300 aliran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.