Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Gowa Panen Jagung Tahap Ketiga Mencapai 7.153 Ton

📅 Minggu, 28 Sep 2025, 23:15 WIB | Oleh:
Pemkab Gowa Panen Jagung Tahap Ketiga Mencapai 7.153 Ton Doc: Antara

Gowa - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa, Sulawesi Selatan, melakukan panen raya tahap ketiga untuk komoditas jagung yang mencapai 7.153 ton.

Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin, di Gowa, Minggu, mengatakan Pemkab Gowa terus memperkuat ketahanan pangan, khususnya melalui peningkatan produksi jagung sebagai komoditas andalan daerah.

"Jagung adalah komoditas strategis yang menopang ekonomi Gowa. Kami terus memastikan agar seluruh bantuan pertanian dari pemerintah pusat dapat tersalurkan tepat sasaran dan berdampak langsung bagi kesejahteraan petani," ujarnya.

Darmawangsyah menyebutkan, panen jagung di Kabupaten Gowa mencakup lahan seluas 1.788 hektare, dengan estimasi hasil panen mencapai 7.153 ton.

Capaian ini menjadi kontribusi penting bagi produksi jagung nasional, di mana menurut data Kementerian Pertanian telah mencapai 11,18 juta ton sepanjang Januari hingga Agustus 2025.

Sebelumnya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan bahwa produksi jagung nasional pada kuartal III mengalami peningkatan sebanyak 2,7 juta ton.

Dengan harga rata-rata Rp5.500 per kilogram, nilai ekonomi yang diperoleh mencapai sekitar Rp15 triliun.

"Ini bukti nyata bahwa langkah-langkah yang diambil pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo sudah tepat dan berdampak langsung pada sektor pangan," kata Amran.

Selain jagung, produksi padi juga mengalami peningkatan hingga tiga juta ton, dengan potensi surplus empat juta ton, yang bernilai lebih dari Rp113 triliun. Ekspor singkong turut mengalami lonjakan, memperlihatkan tren positif sektor pertanian secara keseluruhan.

Keberhasilan panen raya ini, menurut Mentan, tidak lepas dari penyederhanaan regulasi dan dukungan penuh pemerintah kepada petani, termasuk penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta sarana produksi lainnya.

"Selama kebijakan ini membawa kebahagiaan dan kesejahteraan bagi petani, kami akan terus berupaya. Insya Allah, swasembada pangan bisa kita capai tahun ini," tegas Amran.

Pemkab Gowa menaruh perhatian serius terhadap sektor pertanian sebagai salah satu pilar ekonomi daerah. Fokus pada jagung dinilai menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas pangan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat pedesaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.