Gubernur: Kemacetan Jakarta Tanggung Jawab Jasa Marga
📅 Jumat, 26 Sep 2025, 00:23 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
JAKARTA – Kemacetan Jakarta, khususnya Jl Sudirman dan Gatot Subroto, menjadi tanggung jawab Jasa Marta. “Jasa Marga harus bertanggung jawab kemacetan parah karena penutupan Gerbang Tol Dalam Kota,” tandas Gubernur Jakarta, Pramono Anung. “Secara khusus kami akan minta Jasa Marga yang memang bertanggung jawab untuk itu. Jangan sampai ini terjadi kembali,” kata Pramono di Balai Kota, Kamis.
Pramono menjelaskan, pada hari Rabu (24/9) memang sempat dilakukan perbaikan di pintu Tol Semanggi 1 dan Semanggi 2. Pramono pun mengaku menyesalkan terjadinya kemacetan parah akibat perbaikan tersebut karena memantau secara langsung kemacetan. “Saya sendiri juga menyesalkan kemacetan ini. Karena penanganan cukup lama, kemudian mengakibatkan kemacetan di mana-mana,” ujar Pramono.
Sebelumnya, penutupan beberapa Gerbang Tol Dalam Kota pada hari Rabu (24/9) malam, membuat arus kendaraan tersendat parah di sejumlah ruas jalan utama Jakarta, termasuk Jalan Sudirman dan Gatot Subroto. Kondisi ini sempat menuai keluhan para pengguna jalan karena kemacetan berlangsung berjam-jam hingga larut malam.
Menindaklanjuti hal itu, Jasa Marga membuka kembali beberapa gerbang tol Kamis pagi. Ada lima gerbang tol yang semula dijadwalkan ditutup untuk perbaikan, kini dibuka kembali secara parsial. Adapun, lima gerbang tol yang beroperasi kembali sebagai adalah:
1. GT Senayan, beroperasi parsial dengan dua lajur dapat dilintasi
2. GT Semanggi 1, beroperasi parsial dengan satu lajur dapat dilintasi
Sebaiknya Anda baca juga:
3. GT Slipi 1, beroperasi penuh
4. GT Semanggi 2 beroperasi secara parsial dengan satu lajur dapat dilintasi
5. GT Kuningan 1 beroperasi secara parsial.
Bentuk Satgasus
Sementar aitu, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgasus). Ini adalah Satgas Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) untuk penanganan quick respon kemacetan yang terjadi di Jalan Gatot Subroto.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Satgas ini akan membantu melakukan mitigasi terhadap kemacetan yang terjadi di Gatot Subroto,” kata Kabag Ops Ditlantas PMJ Kompol Robby Hefados di Jakarta, Kamis. Dalam Satgas Kamseltibcar Lantas ini sebanyak tiga tim yang silih berganti untuk melakukan pengaturan dan pola-pola rekayasa lalu lintas. Mereka diterjunkan mulai hari ini pukul 15.00 WIB hingga kondisi arus lalu lintas stabil atau kondusif, dan dilanjutkan pada keesokan harinya.
Satgas itu, kata dia, akan membantu mengarahkan masyarakat untuk mengambil jalur alternatif gerbang tol yang bisa dilintasi, seperti Gerbang Tol Semanggi 2 dan Gerbang Tol Kuningan 2. “Jadi, tidak mengantre lagi di Gerbang Tol Semanggi 1 karena ditutup,” kata dia.
Robby menilai kemacetan di Jalan Gatot Subroto ini merupakan imbas dari perbaikan gerbang tol yang dilakukan oleh pihak Jasa Marga dari 24 September sampai 10 Oktober 2025. "Dalam kurun waktu tersebut perbaikan terhadap gerbang tol betul-betul dikejar atau dikebut oleh pihak Jasa Marga, sehingga GT tersebut dilakukan penutupan sementara," ujarnya. Dirinya mengimbau pengendara kendaraan bermotor untuk biasa mengambil jalur alternatif lain seperti menggunakan ruas Tol Wiyoto Wiyonon ataupun menggunakan ruas Tol Depok Antasari dan Ruas Tol JORR.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!