Kamis Ini Langkat hingga Gunung Sitoli Dilanda Hujan Lebat
📅 Kamis, 25 Sep 2025, 00:54 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
MEDAN – Warga sejumlah kabupaten di Sumatera Utara perlu waspada karena hari Kamis (25/9) ini bakal diguyur hujan. Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan memprakirakan cuaca di sejumlah daerah di Sumatera Utara berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada Kamis (25/9).
Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Lestari Purba, dalam keterangannya di Medan, Rabu, menyebutkan pada Kamis pagi, cuaca di Sumatera Utara diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan di wilayah Langkat, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, dan Gunung Sitoli.
"Untuk siang hingga sore hari diprakirakan terjadi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Sumatera Utara, dengan potensi hujan sedang terjadi di Labuhan Batu Utara, Tapanuli Selatan, dan Tapanuli Utara," katanya. Malam hari cuaca diprakirakan berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang di wilayah Langkat, Deli Serdang, Karo, dan Binjai.
Sedangkan pada dini hari hujan dengan intensitas ringan hingga lebat berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, antara lain Labuhan Batu Utara, Asahan, Batu Bara, Tebing Tinggi, Labuhan Batu, Serdang Bedagai, dan Simalungun. Suhu udara di Sumatera Utara diprakirakan berada pada kisaran 14 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 60 hingga 95 persen. Sementara itu, angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 3–10 kilometer per jam.
"Kepada masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Pantai Timur, Pantai Barat, dan daerah pegunungan, diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin kencang," katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Jambi
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi meminta warga setempat meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam sebagai dampak perubahan cuaca selama pancaroba dari musim kemarau ke hujan di daerah setempat.
"Kami telah menindaklanjuti informasi dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) tersebut dengan mengirimkan surat kepada seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Batang Hari, guna mengingatkan masyarakat agar lebih waspada," kata Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang Hari Sholihin di Muara Bulian, Rabu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pihaknya mencatat sedikitnya 84 desa di daerah setempat berpotensi bencana tanah longsor, sedangkan peringatan BMKB yang diterima Rabu (10/9), daerah setempat memasuki musim pancaroba ditandai, antara lain perubahan cuaca yang tidak menentu, seperti hujan yang tak terduga, angin kencang, petir, serta fluktuasi suhu yang ekstrem.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!