Polisi Selidiki Kasus Siswa SD di Lombok Barat Diduga Keracunan MBG
📅 Rabu, 24 Sep 2025, 16:28 WIB | Oleh: SriyonoIa menegaskan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi akan terus dilakukan sambil menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan yang dikonsumsi siswa korban keracunan, sekaligus akan meminta keterangan terhadap petugas laboratorium dan juga Dinas Kesehatan Garut. "Kami pasti akan meminta hasilnya untuk melakukan langkah selanjutnya," katanya.
Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Garut Yodi Sirodjudin menyatakan, saat ini belum menerima hasil uji laboratorium sampel makanan program MBG tersebut. "Hingga saat ini hasilnya belum kami terima," katanya.
Sebelumnya Dinkes Garut mendeteksi jumlah korban yang mengalami gejala keracunan sebanyak 657 orang, 19 orang di antaranya dirawat dan saat ini semuanya sudah sehat.
Kejadian itu berawal dari sejumlah siswa yang mengeluhkan sakit seperti pusing, mual, dan muntah-muntah setelah menyantap makanan yang disajikan di sekolahnya yakni MA Maarif Cilageni, SMA Siti Aisyah, dan SMP Siti Aisyah, kemudian SDN 2 Mandalasari di Kecamatan Kadungora pada Selasa (16/9).
Sebaiknya Anda baca juga:
Kondisi siswa tersebut semakin parah, kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan, Rabu (18/9) sampai akhirnya mulai bermunculan siswa dengan mengeluhkan sakit yang sama ke puskesmas.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!