Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meskipun Baru 12 Persen, BRIN Yakin Potensi Panas Bumi Indonesia Sangat Besar

📅 Rabu, 24 Sep 2025, 17:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Meskipun Baru 12 Persen, BRIN Yakin Potensi Panas Bumi Indonesia Sangat Besar Doc: Antara
Ket. Peneliti Pusat Riset Teknologi Konversi Energi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Suyatno dalam iskusi bertajuk "Kelas Periset" yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (24/9).

Jakarta - Peneliti Pusat Riset Teknologi Konversi Energi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Suyatno menyoroti potensi pemanfaatan panas bumi (geothermal) di Indonesia yang baru mencapai angka sekitar 12 persen.

Dalam diskusi bertajuk "Kelas Periset" yang diikuti secara daring di Jakarta, Rabu (24/9), Suyatno mengungkapkan Indonesia memiliki potensi panas bumi sebesar kurang lebih 24 gigawatt (GW), dan baru dimanfaatkan sebanyak kurang lebih 2,6 gigawatt atau sekitar 12 persen.

"Cukup sedikit, masih banyak yang harus kita manfaatkan," katanya.

Suyatno juga mengungkapkan potensi panas bumi Indonesia tersebut merupakan 40 persen dari sumber energi panas bumi yang ada di seluruh Indonesia.

Hal tersebut, jelas dia, dipengaruhi oleh faktor lokasi Indonesia yang terletak dalam cincin gunung api atau lebih dikenal sebagai ring of fire.

Suyatno juga menyebutkan pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memetakan bahwa Indonesia memiliki 362 titik panas bumi yang berpotensi untuk dimanfaatkan.

Menurut dia, pemanfaatan panas bumi secara tepat guna wajib untuk dilakukan. Sebab, energi panas bumi bisa habis jika tidak dikelola dengan baik.

"Jadi panas bumi itu bisa habis kalau kita tidak menjaganya. Penting (melakukan) manajemen reservoir, terutama (dalam) menjaga keseimbangan antara jumlah fluida panas bumi yang diambil dan dikembalikan," ucap Suyatno.

Dia menegaskan pemanfaatan panas bumi yang tidak baik dapat merusak alam, seperti menjadikan suatu wilayah lebih kering dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, Suyatno mendorong adanya pemanfaatan panas bumi secara tepat guna. Ia juga menyebut pihaknya siap untuk berkolaborasi dalam upaya tersebut.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan Indonesia sangat terbuka dengan kolaborasi multipihak termasuk negara-negara sahabat untuk saling mendukung upaya transisi energi yang lebih bersih melalui energi panas bumi.

"Indonesia terbuka untuk berbagi pengalaman, teknologi, dan praktik terbaik dengan negara negara sahabat. Mari kita bersama memimpin revolusi energi bersih, demi ekonomi yang tangguh dan warisan berkelanjutan bagi generasi mendatang," ucap Bahlil Lahadalia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.