Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dedi Mulyadi Janji Bangun 5 Tol Raksasa di Jawa Barat, Klaim Semua Daerah Tersambung di 2027!

24 Kamis, 07 Agu 2025, 17:00 WIB | Oleh:
Dedi Mulyadi Janji Bangun 5 Tol Raksasa di Jawa Barat, Klaim Semua Daerah Tersambung di 2027! Dedi Mulyadi Janji Bangun 5 Tol Raksasa di Jawa Barat, Klaim Semua Daerah Tersambung di 2027! Doc: Humas Bappeda Provinsi Jawa Barat
Ket. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi

JAKARTA - Jawa Barat bersiap menghadapi transformasi besar-besaran! Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, resmi mengumumkan pembangunan lima proyek tol raksasa yang siap mengubah wajah provinsi tersebut secara total. 

Tak main-main, proyek ambisius ini ditargetkan rampung dan fungsional pada 2027, dengan misi besar, semua wilayah di Jabar saling terhubung mulai dari tol, jalan nasional, jalan provinsi, hingga ke pelosok desa!

Dalam pernyataan resmi yang diberikan, Dedi Mulyadi menegaskan konektivitas infrastruktur menjadi kunci utama untuk membuka aliran ekonomi di setiap sudut Jawa Barat. 

"Target saya 2027 seluruh jalan di Jawa Barat terkoneksi mulus. Mulai dari jalan nasional sampai jalan desa. Kalau jalannya lancar, ekonomi juga ikut lancar," tegasnya penuh keyakinan.

Kelima proyek tol strategis ini tengah dalam tahap persiapan serius, studi teknis dan pembebasan lahan ditargetkan selesai pada 2025 agar pembangunan bisa dimulai di 2026. 

Berikut daftar lima proyek tol raksasa yang siap membuat Jabar meledak secara ekonomi!

1. Tol Dalam Kota Bandung

Akan menghubungkan Pasteur – PHH Mustofa – Ujungberung – Gedebage – Cileunyi. Dirancang sebagai tol layang dalam kota, proyek ini dipercaya akan memangkas kemacetan brutal Bandung dan mempercepat mobilitas warganya ke pusat aktivitas utama.

2. Tol Pasteur–Lembang

Kabar baik bagi wisatawan! Tol sepanjang 14–20 km ini menjadi jalan pintas ke surga wisata Lembang. Diprediksi mampu memangkas waktu tempuh hingga 50 persen dari Bandung ke Lembang.

3. Tol Puncak (Caringin–Cianjur)

Dibangun sepanjang 51,8 km, tol ini akan jadi jawaban atas kemacetan legendaris Jalur Puncak. Menghubungkan Caringin (Bogor) – Cianjur – Cipanas – Cugenang.

4. Tol Sukabumi–Cianjur–Padalarang

Panjang 45 km, tol ini menyambungkan Sukabumi ke Padalarang via Ciranjang. Proyek ini juga menjadi jembatan penting antara tol Bocimi dan Cipularang, mendongkrak distribusi barang dari Jabar Selatan ke Bandung dan Jakarta.

5. Tol Getaci (Gedebage–Tasikmalaya–Ciamis)

Inilah proyek maha raksasa dengan panjang lebih dari 206 km! Tahap awal Gedebage–Garut–Tasik (95 km) digarap dulu, dengan nilai investasi mencapai Rp56,2 triliun. Bayangkan efek ekonominya bagi kawasan Priangan Timur!

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Daerah
Banjir Luapan Sungai di Ace...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

Membanggakan! Dua Perempuan Indonesia Jadi Juara Dunia Kewirausahaan Sosial, Apa Rahasia Mereka?

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.