IHSG Meroket! Pasar Sontak Girang Sambut Sinyal Pemangkasan Bunga The Fed, Investor Berburu Saham
📅 Selasa, 23 Sep 2025, 17:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA FOTO/ Asprilla Dwi Adha
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat seiring meningkatnya ekspektasi pasar terhadap pemangkasan suku bunga The Fed.
Optimisme ini memberi dorongan positif bagi aliran modal asing ke pasar saham domestik karena imbal hasil relatif lebih menarik.
Selain itu, prospek pelonggaran moneter global dipandang mampu meredakan tekanan likuiditas dan menopang pertumbuhan ekonomi.
Namun, penguatan IHSG tetap harus dicermati karena rentan berbalik jika keputusan The Fed tidak sesuai harapan pasar atau tekanan eksternal lain kembali muncul.
IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (23/9) sore, ditutup menguat 85,16 atau 1,06 persen ke posisi 8.125,20 seiring ekspektasi pelaku pasar terhadap pemangkasan suku bunga acuan The Fed ke depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 6,69 poin atau 0,83 persen ke posisi 810,58.
“Ekspektasi akan berlanjutnya pemangkasan suku bunga The Fed juga menjadi faktor positif,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta.
Dari mancanegara, pelaku pasar memandang bahwa pelemahan di pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang dibarengi tingkat inflasi terkendali, akan memberikan ruang bagi bank sentral AS The Fed untuk melanjutkan penurunan suku bunga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari dalam negeri, data uang beredar dalam arti luas atau M2 Money Supply bulan Agustus 2025 mencatatkan kenaikan sebesar 7,6 persen year on year (yoy) dari sebelumnya 6,6 persen (yoy) pada Juli 2025.
Meningkatnya pertumbuhan jumlah uang beredar dalam arti luas mengindikasikan likuiditas yang membaik, sejalan dengan pelonggaran kebijakan moneter oleh Bank Indonesia (BI).
Sementara itu, upaya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk memberantas rokok ilegal mendorong penguatan pada saham-saham emiten rokok.
Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sebelas atau semua sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang menguat sebesar 2,78 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor energi yang naik masing-masing sebesar 2,22 persen dan 2,16 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu EMAS, JARR, SKBM, SPMA, dan FISH. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni TALF, MGLV, FLMC, SMKM, dan AGAR.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!