Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dodo, Burung yang Telah Punah Akan Kembali

📅 Senin, 22 Sep 2025, 07:56 WIB | Oleh:

“Jika kita dapat mengembalikan seekor burung pemakan buah darat yang besar, kita tidak tahu semua konsekuensi dari mengembalikan mereka ke lanskap ini, tetapi kami mengantisipasi bahwa kita akan mendapatkan beberapa kejutan yang membahagiakan,”  katanya.

Namun, beberapa pakar mempertanyakan bagaimana mendefinisikan spesies hasil rekayasa genetika ini dan apa peran mereka dalam ekosistem yang terdegradasi akibat perambahan manusia dan krisis iklim.

Leonardo Campagna, ahli biologi evolusi di Cornell Lab of Ornithology, mengatakan Colossal telah membuat “beberapa kemajuan luar biasa,” tetapi penelitiannya tentang burung dodo menghadapi banyak tantangan.

“Sulit untuk mengetahui apa yang diperlukan untuk membuat seekor dodo secara genetik, mulai dari arsitektur genomiknya hingga bagaimana gennya berinteraksi dengan lingkungan,” kata Campagna.

“Membangun organisme yang terlihat seperti apa yang kita ketahui tentang perilaku atau perilaku dodo, yang mungkin belum merupakan gambaran lengkap sejak awal, termasuk bentuk wajahnya yang unik, sayapnya yang lucu, atau ukurannya yang besar secara keseluruhan, merupakan upaya yang sulit,” paparnya.

“Saya penasaran untuk melihat merpati seperti itu. Tetapi apakah ini benar-benar dodo? Kita perlu mengakui bahwa ada banyak hal yang tidak kita ketahui dan mungkin tidak akan pernah kita ketahui,” ungkap Campagna.

Sekitar 2 juta spesies saat ini terancam punah, dengan hewan dan tumbuhan terancam oleh perusakan habitat, kenaikan suhu, polusi, spesies invasif, dan perburuan. Tingkat kepunahan saat ini ratusan kali lebih cepat daripada norma historis, menurut perkiraan para ilmuwan, akibat dampak manusia. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand
    Preview komentar:
    skuad "gajah perang" sepertinya unggul, mrk diuntungkan sbg ...
  • Airlangga: Indonesia Prioritaskan Transformasi Industri Berbasis Tenaga Surya
    Preview komentar:
    Langkah strategis pemerintah menargetkan 100 GW tenaga surya ...
  • Badan Pangan Nasional Usul Tambahan 150 Ribu Ton SPHP Jagung Perkuat Peternak Mikro
    Preview komentar:
    Kebijakan strategis Bapanas mengusulkan tambahan 150 ribu ton ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Advertisement
hut ri 81

Bek Anyar PSS Sleman Langsung “Tune In”

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Bek Anyar PSS Sleman Langsu...
Luar Negeri
Presiden Trump Ungkap Korut...

Ganda Putri Jepang Mundur, Rachel/Febi Melaju

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Ganda Putri Jepang Mundur, ...
Olahraga
Persija Kalah, Shin Tae-yon...

Final Ideal Piala AFF, Vietnam Bersiap Ngluruk ke Thailand

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Final Ideal Piala AFF, Viet...
Advertisement
hut ri 81
Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

Menteri Keuangan: Pembatasan Subsidi BBM untuk Desil 10 Bisa Hemat Anggaran 10 Persen

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.