Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bangka Tengah Mengembangkan Desa Lewat Program Dosen Pulang Kampung

📅 Minggu, 21 Sep 2025, 23:15 WIB | Oleh:
Bangka Tengah Mengembangkan Desa Lewat Program Dosen Pulang Kampung Doc: Antara
Ket. Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman saat membuka kegiatan dosen pulang kampung di Desa Guntung, Minggu (21/9/2025).

Koba, Babel - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, terus mengembangkan potensi sumber daya alam desa melalui program dosen pulang kampung (Dospulkam) yang digagas Institut Pertanian Bogor (IPB).

"Program Dospulkam ini sangat membantu daerah dalam mengembangkan potensi desa sekaligus mengajak warga berinovasi membangun kampung halamannya," kata Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman saat membuka kegiatan Dospulkam di Desa Guntung, Minggu.

Ia menjelaskan, program tersebut berorientasi pada pengabdian dengan menyebarkan inovasi serta hasil penelitian perguruan tinggi ke desa-desa yang memiliki keterikatan personal dengan para dosen.

Di Desa Guntung, dosen IPB melaksanakan pelatihan implementasi Smart Sea Farming kepada pembudidaya kepiting bakau melalui metode apartemen kepiting.

"Para dosen memberikan ilmu kepada masyarakat Bangka Tengah, khususnya pembudidaya kepiting bakau atau Ketem Remangok," ujar Algafry.

Selain itu, dosen IPB juga memberikan pelatihan kepada penyuluh dan pembudidaya mengenai siklus hidup kepiting bakau mulai dari pembenihan hingga pembesaran. "Kegiatan ini sangat bermanfaat karena IPB tidak hanya memberi pemahaman teori, tetapi juga langsung terjun dengan infrastrukturnya," tambahnya.

Ketua Tim Peneliti IPB Prof Tridoyo Kusumastanto mengatakan program tersebut merupakan kelanjutan inovasi budidaya kepiting bakau yang telah dikembangkan sejak tahun lalu di Bangka Belitung.

"Khusus di Bangka Tengah, kami ingin memberi contoh membudidayakan kepiting sejak pemijahan hingga pembesaran. Setelah satu tahun berjalan, kami kembali lagi untuk memastikan prosesnya berlangsung baik sekaligus melatih dan membimbing warga," kata Tridoyo.

Program itu juga diarahkan untuk memperluas akses pasar, termasuk rencana ekspor ke Singapura dan Vietnam.

"Mudah-mudahan program ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjadi berkah bagi Bangka Tengah untuk melestarikan mangrove," kata Tridoyo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.