Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Zulhas: Jadikan TSTH2 Sebagai Pusat Riset dan Inovasi Pangan Nasional, Dukung Kemandirian Indonesia

📅 Jumat, 19 Sep 2025, 19:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Zulhas: Jadikan TSTH2 Sebagai Pusat Riset dan Inovasi Pangan Nasional, Dukung Kemandirian Indonesia Doc: Antara
Ket. Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan berbicara saat kunjungan kerjanya ke Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Jumat (19/9).

Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan mendorong Taman Sains dan Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara sebagai pusat inovasi pangan.

Zulkifli, yang akrab disapa Zulhas, menilai inovasi riset serta hilirisasi produk herbal dan hortikultura di TSTH2 dapat menjadi fondasi dalam mewujudkan visi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kemandirian pangan nasional.

"Kemandirian pangan akan semakin kuat dengan dukungan riset, teknologi, dan pemanfaatan sumber daya lokal seperti tanaman herbal. TSTH2 bisa jadi lokomotifnya," kata Zulhas dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Jumat (19/9).

Lebih lanjut, ia mengatakan TSTH2 dikembangkan sebagai pusat riset bibit unggul pertanian dan budi daya tanaman herbal dengan standar internasional.

Kawasan ini, lanjutnya, juga diarahkan menjadi sentra hilirisasi produk pangan dan obat tradisional berbasis kekayaan hayati, seperti tumbuhan endemik dari Sumatera Utara.

Menko Zulhas pun mendorong pemerintah daerah memaksimalkan potensi TSTH2 sebagai pusat inovasi pangan yang juga memberi ruang untuk peneliti dan anak muda berkarya.

Selain itu, ia juga menyebut kawasan ini memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan ketahanan pangan melalui pendekatan ilmiah yang berbasis kearifan lokal.

Di sisi lain, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menambahkan hilirisasi dan industrialisasi hasil riset menjadi kunci agar manfaat inovasi bisa dirasakan petani dan masyarakat.

"Inovasi yang lahir di sini tentu tidak boleh berhenti di laboratorium. Harus masuk industri, mengisi pasar, dan memberi nilai tambah ekonomi. Ini bagian dari strategi besar kita dalam membangun kemandirian bahan baku nasional," ujar Luhut.

Sementara itu, sejumlah menteri dan kepala lembaga turut hadir dalam kunjungan kerja di TSTH2 ini.

Selain Zulhas dan Luhut, hadir pula Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono, Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti, dan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Mereka meninjau fasilitas riset di kawasan TSTH2, mulai dari kebun tanaman herbal, laboratorium ekstraksi, hingga unit pengolahan produk turunan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

54 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.