Kemendag Dorong Ekspor UMKM ke Jerman: Gebrakan Nyata atau Sekadar Diplomasi Dagang?
📅 Kamis, 18 Sep 2025, 17:25 WIB | Oleh: Tim PenulisSelanjutnya, BMZ juga menyampaikan terkait perdagangan berkelanjutan. BMZ telah bekerja sama dengan Bappenas pada Forum on Sustainable Palm Oil serta berbagai riset mengenai perdagangan berkelanjutan. Pemerintah Jerman juga terbuka untuk memiliki forum bilateral mengenai agenda deforestasi.
Pada 2024, total perdagangan Indonesia dan Jerman tercatat sebesar 6,2 miliar dolar AS, dengan nilai ekspor sebanyak 2,4 miliar dolar AS atau menurun 5,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara, impornya tercatat senilai 3,8 miliar dolar AS atau menurun 20,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jerman menempati peringkat ke-19 tujuan ekspor terbesar Indonesia dan menjadi sumber impor ke-12 bagi Indonesia.
Adapun produk ekspor utama Indonesia ke Jerman yaitu mesin percetakan (296,8 juta dolar AS), tembaga (162 juta dolar AS), alas kaki berbahan kulit (101,9 juta dolar AS), kopi (88,2 juta dolar AS), dan alas kaki berbahan tekstil (72,3 juta dolar AS).
Sebaiknya Anda baca juga:
Sedangkan, produk impor utama Indonesia dari Jerman yaitu produk otomotif (301,5 juta dolar AS), obat-obatan (129,3 juta dolar AS), sirkuit elektronik terpadu (121,8 juta dolar AS), mesin (97,2 juta dolar AS), dan produk kimia (83,9 juta dolar AS). Jerman juga merupakan sumber investasi asing (FDI) terbesar ke-15 bagi Indonesia, dengan 343,3 juta dolar AS yang tersebar di 3.235 proyek.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!