Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Hadirkan Tiga Paviliun di CAEXPO 2025, Tiongkok

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 08:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Hadirkan Tiga Paviliun di CAEXPO 2025, Tiongkok Doc: ANTARA
Ket. Suasana Paviliun Komoditas Indonesia dalam pameran China-ASEAN Expo atau CAEXPO) ke-22 di kota Nanning, Guangxi, Tiongkok pada Rabu (17/9).

NANNING - Indonesia mengikuti pameran di Kota Nanning, Daerah Otonom Guangxi Zhuang, Tiongkok pada 17-21 September 2025, yakni China-ASEAN (China-ASEAN Expo atau CAEXPO) ke-22 dan China-ASEAN Business and Investment Summit (CABIS). 

"Partisipasi Indonesia di CAEXPO dan CABIS 2025 bukan sekadar mempromosikan produk, tapi memperkuat kemitraan strategis dengan China dan ASEAN," kata Wakil Kepala Perwakilan RI untuk Tiongkok dan Mongolia Parulian Silalahi saat pembukaan paviliun di Nanning, Rabu (17/9) seperti dalam pernyataan tertulisnya.

Ada tiga jenis paviliun yang dihadirkan yakni Paviliun Komoditas (seluas 2.900 m2) menampilkan produk unggulan Indonesia mulai dari makanan-minuman olahan, fesyen, aksesori, hingga dekorasi rumah.

Kedua, Paviliun Nasional (seluas 108 m2) akan menampilkan potensi perdagangan, investasi, pariwisata, dan budaya dari Provinsi Kalimantan Selatan bersama Kabupaten Tanah Bumbu dan Kabupaten Tapin.

Ketiga yaitu Paviliun Kecerdasan Buatan (seluas 36 m2) akan menjadi debut Indonesia di sektor teknologi tinggi.

Delegasi Indonesia, dipimpin Direktur Pengembangan Ekspor Produk Primer Kementerian Perdagangan Miftah Farid melakukan acara pembukaan paviliun Indonesia yang dipusatkan di Paviliun Komoditas Indonesia di Hall D5, Nanning International Convention and Exhibition Center (NICEC).

Acara yang dibuka dengan tarian "Tak Tong Tong" asal Sumatera Barat dan juga dihadiri Sekjen CAEXPO Qin Webing.

Di Paviliun Komoditas, delegasi Indonesia menampilkan 74 "booth" produk unggulan Indonesia seperti kelapa sawit dan turunannya, kerajinan, kopi, cengkeh, buah tropis, furnitur, fesyen serta potensi wisata.

Selain itu juga hadir Telekomunikasi Indonesia atau Telin (anak perusahaan Telkom), Maspion.

Tidak ketinggalan adalah Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Sawit yang mengkampanyekan sawit berkelanjutan.

Sementara di Paviliun AI di CAEXPO (Hall B1) dikelola Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) yang dipimpin Sarwoto Atmosutarno. Paviliun tersebut menampilkan solusi digital untuk "smart farming", pengelolaan sampah, hingga energi terbarukan.

Tujuan paviliun tersebut adalah memperkuat kerja sama teknologi Indonesia–China sekaligus membuka peluang investasi baru di sektor digital.

Kemudian di Paviliun City of Charm di Hall B2 ada provinsi Kalimantan Selatan yang menonjolkan pesona alam, kuliner khas Kalsel khususnya kota Banjarmasin, Kabupaten Tanah Bumbu dan Tapin, hingga peluang investasi berkelanjutan di sektor pertambangan dan perkebunan.

"Partisipasi ini diharapkan menjadi langkah untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dalam bidang perdagangan, investasi, dan kerja sama strategis dengan pemerintah, perusahaan dan masyarakat ASEAN dan khususnya dari Guangxi," kata Kadis Perdagangan provinsi Kalimantan Selatan Iwan Bagiawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Persoalan HAM Harus Diseles...
Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.