Raksasa Teknologi Tencent Lirik Indonesia, Sebut Pasar AI Swasta Sangat Potensial
Rabu, 17 Sep 2025, 17:30 WIB | Oleh: Tim PenulisSementara Wakil Direktur Utama dan Deputi CEO Goto Catherine Hindra Sutjahyo saat bicara dalam Tencent Global Digital Ecosystem Summit 2025 mengakui bahwa untuk memindahkan basis bisnis ke komputasi awan membutuhkan perubahan pola pikir.
"Saya pikir kami harus melakukannya. Jadi, bagi saya, saya kira yang ingin saya katakan adalah yang paling penting adalah mengubah pola pikir (solak cloud technology) dan kemudian semua orang memilih untuk terbuka dan mencoba, kemudian ternyata terlewati dengan baik walau bisa saja ada kegagalan," kata Catherin.
Sedangkan Chief Technology Officer (CTO) Goto William Xiong mengatakan rencana migrasi Gojek Indonesia ke Tencent Cloud sudah mulai direncanakan sejak Oktober 2024 dan dipersiapkan dalam waktu 9 bulan.
"Kami mengetahui kompleksitas migrasi ini dan kami mengambil keputusan yang sangat sulit karena perlu melakukan migrasi semua layanan manusia, tetapi juga layanan keuangan, big data, semuanya secara bersamaan," ungkap William.
Namun setelah selesai dilakukan, dari sudut pandang pengalaman pengguna maupun merchant, ungkap William, tidak ada keluhan.
"Semua memperoleh manfaat dan memiliki kelancaran penggunaan Gojek Indonesia ditambah kami juga dapat melakukan efisiensi biaya karena bersama dengan Tencent Cloud, kami dapat lebih efisien hingga 50 persen setelah migrasi," tambah William.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!