Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Qatar Ingin Cepat-cepat Perbaharui Pakta Pertahanan dengan AS

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 18:56 WIB | Oleh:
Qatar Ingin Cepat-cepat Perbaharui Pakta Pertahanan dengan AS Doc: Istimewa

ISTANBUL - Qatar pada Selasa (16/9) mengatakan bahwa serangan udara Israel ke Doha pada pekan lalu mempercepat kebutuhan akan pembaruan perjanjian pertahanan strategis dengan Amerika Serikat.

“Ya, serangan ini mempercepat perlunya untuk memperbarui perjanjian pertahanan strategis antara AS dan Qatar,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Majed al-Ansari, dalam konferensi pers di Doha.

“Ini sebenarnya bukan hal yang baru, melainkan percepatan dari proses yang sudah berjalan,” tambahnya.

Sebelumnya pada dekade akhir abad ke-20 atau tepatnya Juni 1992, Qatar telah menandatangani perjanjian kerja sama pertahanan dengan pemerintah AS.

Pada Selasa (16/9) pagi, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani mengadakan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, yang tiba di Doha dari Israel.

Dalam sebuah pernyataan, Diwan Emir mengatakan bahwa pertemuan tersebut meninjau hubungan strategis antara kedua negara dan langkah-langkah untuk memperkuatnya, khususnya di bidang pertahanan.

Sementara itu, Menlu AS menegaskan kembali kemitraan keamanan antara Washington dengan Qatar.

“Kami menegaskan kembali kemitraan keamanan AS-Qatar yang langgeng dan komitmen bersama kami untuk kawasan yang lebih aman dan stabil,” tulisnya di platform media sosial X.

Rubio juga berterima kasih kepada Qatar atas upaya mediasi yang berkelanjutan untuk menengahi kesepakatan damai antara Israel dan Hamas serta membawa pulang para sandera.

Adapun sebelum kedatangannya dari Israel, Rubio mengatakan bahwa Washington dan Doha hampir menyelesaikan perjanjian kerja sama pertahanan yang ditingkatkan.

Kunjungan itu dilakukan setelah KTT Darurat Arab-Islam yang berlangsung di Doha pada Senin (15/9) yang hasilnya mengutuk serangan Israel dan menyatakan solidaritas terhadap Qatar.

Qatar, bersama Mesir dan AS, telah menjadi mediator dalam upaya mengakhiri perang Israel terhadap Jalur Gaza, yang telah menewaskan hampir 65.000 warga Palestina sejak Oktober 2023. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Asosiasi Ojek Online: Aturan Bagi Hasil 92:8 Persen Beri Dampak Nyata Pengemudi Ojol
    Preview komentar:
    Saya bingung ojol seperti Grab gojek Maxim itu ...
    Pak presiden jangan percaya lap.bawahan yg ada ojol ...
  • Ketahanan Pangan Diperkuat Rp195,3 Triliun, Mampukah Harga Pangan Ikut Stabil?
    Preview komentar:
    Meskipun fokus RAPBN 2027 ini sangat kuat pada ...
  • Tenun Dinilai Menekraf Harus Ditampilkan Agar Nilai Ekonominya Berkembang
    Preview komentar:
    Langkah strategis Kementerian Ekraf dalam mensertifikasi desain tenun ...
Nasional
Kapan Wisata Bromo Dibuka L...
Nasional
HUT ke-81 RI di Monas Penuh...
Daerah
Sepertiga Warga RT Harus Me...
Nasional
Kapal Pesiar Swasta Dipakai...
Daerah
Korban Gempa M7,7 NTT Capai...

Akses Wisata Ke Bromo akan Dibuka Jika Benar-benar Aman

1.5 jam yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Akses Wisata Ke Bromo akan ...
PT KAI: LRT Jabodebek Perpanjang Layanan hingga Tengah Malam pada 17 Agustus

PT KAI: LRT Jabodebek Perpanjang Layanan hingga Tengah Malam pada 17 Agustus

16 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.