Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

UNICEF Sebut Gaza Jadi Kota yang Diliputi Ketakutan bagi Anak-anak

📅 Jumat, 05 Sep 2025, 16:11 WIB | Oleh:
UNICEF Sebut Gaza Jadi Kota yang Diliputi Ketakutan bagi Anak-anak Doc: AFP

NEW YORK - Gaza City, yang menjadi tempat perlindungan terakhir bagi warga di Jalur Gaza utara, dengan cepat berubah menjadi tempat di mana masa kanak-kanak tidak akan dapat bertahan, demikian dikatakan oleh Tess Ingram, Manajer Komunikasi Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) untuk Kantor Regional Timur Tengah dan Afrika Utara, pada Kamis (4/9).

"Gaza City menjadi kota yang diliputi ketakutan, pengungsian, dan pemakaman," kata Ingram dalam jumpa pers harian di markas besar PBB di New York melalui konferensi video dari Jalur Gaza.

Dunia memperingatkan bahwa serangan militer yang semakin intensif di Gaza City dapat mengakibatkan malapetaka besar bagi hampir 1 juta penduduk yang masih bertahan di kota tersebut, ujar Ingram.

"Itu akan menjadi tragedi yang tak terbayangkan, dan kita harus mengerahkan segala daya untuk mencegahnya," imbuhnya.

Ingram mengatakan bahwa dalam sembilan hari terakhir, dia melihat keluarga-keluarga di Gaza City yang melarikan diri dari rumah mereka karena ketakutan. Mereka sudah mengungsi sebelumnya, dan kini harus mengungsi lagi. Mereka datang hanya dengan pakaian yang melekat di tubuh.

"Saya bertemu dengan anak-anak yang terpisah dari orang tuanya dalam kekacauan itu. Ibu-ibu yang anaknya meninggal karena kelaparan. Ibu-ibu yang takut anaknya akan menjadi korban berikutnya. Saya berbicara dengan anak-anak di ranjang rumah sakit, tubuh mungil mereka terkoyak serpihan peluru," tuturnya.

Menurut Ingram, hanya 44 dari 92 pusat perawatan gizi rawat jalan yang didukung UNICEF di Gaza City yang masih beroperasi, membuat ribuan anak kurang gizi kehilangan lebih dari separuh jalur pertolongan penyelamatan yang mereka butuhkan untuk melawan kelaparan.

"Tim kami mengerahkan segala daya untuk membantu anak-anak. Namun, kami akan bisa berbuat jauh lebih banyak, menjangkau setiap anak di sini, jika operasi kami di lapangan dapat dilaksanakan secara luas dan jika kami mendapat pendanaan yang memadai," ujarnya.

"Kehidupan warga Palestina sedang dihancurkan di sini," tegas Ingram, seraya menekankan bahwa penderitaan anak-anak di Jalur Gaza bukanlah tidak disengaja. "Ini adalah konsekuensi langsung dari pilihan-pilihan yang telah mengubah Gaza City, bahkan seluruh Jalur Gaza, menjadi tempat di mana kehidupan manusia diserang dari segala sisi, setiap hari."

Ingram menambahkan bahwa UNICEF terus menyerukan kepada Israel untuk meninjau kembali aturan pelibatan (rules of engagement) militernya demi memastikan anak-anak terlindungi sebagaimana diamanatkan dalam hukum humaniter internasional, serta mengizinkan bantuan memadai masuk ke Gaza; menyerukan kepada Hamas dan kelompok bersenjata lainnya untuk membebaskan seluruh sandera yang masih ditahan; mendesak kedua pihak untuk melindungi warga sipil dan infrastruktur penting, serta memberlakukan kembali gencatan senjata; dan menyerukan kepada komunitas internasional untuk menggunakan pengaruh mereka guna mengakhiri situasi bencana di Gaza saat ini. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Mobil Tabrak Kerumunan Oran...

Prosesi adat kansoda'a di Wakatobi

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.