Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cari Tahu Nyok! Jejak Transportasi Jakarta, Kita Telusuri dari Trem hingga LRT

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 23:08 WIB | Oleh:
Cari Tahu Nyok! Jejak Transportasi Jakarta, Kita Telusuri dari Trem hingga LRT Doc: ANTARA/IPPHOS/pras
Ket. Trem listrik melintas di jalanan Jakarta, 1 Mei 1947. Pada tahun 1869, Trem sudah muncul di Jakarta alias Batavia.

JAKARTA - Jakarta tidak pernah tidur. Mobilitas warga di Kota Metropolitan ini cukup tinggi dan nyaris tidak pernah berhenti.

Transportasi umum di Jakarta selalu berkembang mengikuti zaman, mulai dari trem hingga transportasi canggih dengan smart mobility seperti Light Rail Transit (LRT).

Untuk memperingati Hari Perhubungan Nasional 2025, Antara menelusuri kembali perjalanan perkembangan transportasi umum di Jakarta dari masa ke masa.

Trem

Pada 1869, trem kuda menjadi transportasi yang digunakan oleh masyarakat Batavia pada saat itu. Kendaraan ini mampu mengangkut hingga 40 penumpang dalam sekali perjalanan.

Lantas, pada 1881, trem kuda digantikan dengan trem uap yang beroperasi melalui Pasar Ikan hingga Jatinegara. Kemudian, jalur trem ini bercabang di Harmoni dan salah satunya mengarah ke Tanah Abang.

Sekitar 20 tahun kemudian, trem listrik muncul dan terus digunakan sebagai transportasi kota selama 27 tahun sampai akhirnya digantikan oleh bus yang tidak perlu menggunakan rel.

20250917224756_Oplet.jpg

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) dan Wakil Gubernur Rano Karno (kiri) menggunakan mobil oplet saat pembukaan pameran Flora dan Fauna (Flona) Jakarta 2025 di Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (5/8/2025). Pameran flora dan fauna yang diikuti sebanyak 167 peserta itu bertujuan untuk unjuk potensi kekayaan hayati Indonesia dengan mengangkat tema Biodiversitas dalam Harmoni Jakarta menuju Kota Global Berbudaya dan digelar mulai 1 Agustus hingga 8 September 2025 di Jakarta. Antara/Bayu Pratama S

Oplet

Oplet mulai beroperasi sebagai transportasi umum pada 1930 dengan menggunakan mobil sedan buatan Inggris yang dimodifikasi. Selain itu, beberapa merek lain seperti Jeep dan Ford juga pernah digunakan menjadi oplet.

Transportasi yang mampu memuat 10 penumpang ini awalnya hanya beroperasi di Jakarta Timur, namun kemudian meluas ke daerah lain dengan izin trayek resmi.

20250917225111_Becak.jpg
Tukang becak menunggu calon penumpang di kawasan Penjaringan, Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memasang stiker khusus pada becak-becak yang nantinya diizinkan beroperasi di bagian tertentu wilayah Ibu Kota. (Antara/Dhemas Reviyanto)

Becak

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.