Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menko Airlangga: Pemerintah Resmi Berlakukan Paket Stimulus Ekonomi 2025

8 Senin, 15 Sep 2025, 17:02 WIB | Oleh:
Menko Airlangga: Pemerintah Resmi Berlakukan Paket Stimulus Ekonomi 2025 Menko Airlangga: Pemerintah Resmi Berlakukan Paket Stimulus Ekonomi 2025 Doc: RRI/Pradipta Rahadi
Ket. Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto (kanan), dan Menteri Keuangan, Purbaya Yudi Sadewa

JAKARTA - Pemerintah meluncurkan Paket Stimulus Ekonomi 2025 yang diumumkan Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, di Istana Kepresidenan, Senin (15/9).

Menurut dia, lemparan stimulus ini diharapkan bakal menciptakan pertumbuhan positif ke depannya.

"Harapannya belanja pemerintah bisa dikawal terus, sehingga bisa positif pada dua semester ini," ujar dia.

Salah satu bagian dari paket stimulus itu berupa delapan program akselerasi pembangunan 2025.

Program pertama berupa magang untuk lulusan terbaru perguruan tinggi (S1 dan D3) yang dikerjasamakan dengan sektor industri. Menurut Airlangga, penerima manfaat pada tahap pertama sebanyak 20 ribu orang.

Selama enam bulan, mereka akan diberi uang saku dengan jumlah setara upah minimum provinsi (UMP).

"Anggaran yang disediakan untuk program ini sebesar Rp198 miliar," ujar dia.

Program kedua adalah perluasan Pajak Penghasilan (PPh) 21 yang ditanggung pemerintah untuk pekerja di sektor terkait pariwisata.

"Khususnya untuk mereka yang bekerja di biro pariwisata, hotel, restoran, dan kafe," kata Menko Airlangga.

Penerima manfaat program ini sebanyak 552 ribu pekerja, yang diberikan 100 persen PPh 21 untuk sisa tahun pajak 2025.

"Anggarannya mencapai Rp120 miliar," ucap Airlangga.

Program ketiga adalah melanjutkan bantuan pangan beras untuk dua bulan ke depan sebanyak 10 kilogram.

"Dana yang diperlukan sebesar Rp7 triliun dan setelah November akan dievaluasi untuk bulan berikutnya," kata dia.

Program keempat berupa diskon 50 persen iuran jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian pekerja bukan penerima upah (BPU). Ini termasuk mitra pengemudi transportasi daring (ojol), ojek pangkalan, supir, kurir, dan logistik.

Jumlah penerima manfaat mencapai 731.361 orang dan anggaran yang diperlukan sebesar Rp36 miliar. Program kelima adalah manfaat layanan tambahan perumahan BPJS Ketenagakerjaan.

Program keenam adalah padat karya tunai (upah harian) proyek Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum. Jumlah pekerja yang menerimanya sebanyak 609.465 orang sejak September hingga Desember 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Hasil Liga Inggris: Notting...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Luar Biasa Seru, Persija Tundukkan Persebaya 1-0, Gol Menit 89   

Luar Biasa Seru, Persija Tundukkan Persebaya 1-0, Gol Menit 89  

07 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.