Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ADB Siap Gulirkan Dana untuk Dukung Reformasi Pasar Keuangan Indonesia

📅 Minggu, 04 Okt 2026, 18:58 WIB | Oleh:
ADB Siap Gulirkan Dana untuk Dukung Reformasi Pasar Keuangan Indonesia Doc: Dokumentasi ADB

JAKARTA - Asian Development Bank (ADB) telah menyetujui subprogram pertama dari Program Pendalaman Pasar Keuangan. Hal itu bertujuan untuk mendukung upaya memperdalam pasar modal, modernisasi ekosistem keuangan digital, dan mendukung pembiayaan berkelanjutan dan transisi.

Program ini mencerminkan komitmen Pemerintah Indonesia untuk memperkuat sistem keuangannya di tiga area utama. Di antaranya efisiensi pasar, layanan keuangan digital yang aman, serta mobilisasi modal swasta untuk proyek-proyek ramah lingkungan.

Demikian disampaikan Direktur ADB untuk Indonesia, Bobur Alimov, melalui pernyataan tertulisnya yang dikutip Minggu (4/10).

"Saat menggunakan layanan keuangan digital dengan aman, masyarakat berkesempatan lebih besar untuk menabung dan membangun masa depan,” kata dia.

Menurut Alimov, sistem keuangan Indonesia akan semakin kuat untuk memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Hal ini sekaligus akan menarik investasi untuk pembangunan berkelanjutan.

Subprogram pertama ini didukung pembiayaan sebesar USD650 juta dari ADB. Ini melanjutkan komitmen jangka panjang lembaga donor internasional tersebut terhadap sektor keuangan Indonesia.

Program pendalaman pasar uang ini juga sesuai dengan Visi Indonesia Emas 2045. Serta dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Indonesia 2025–2029.

ADB juga akan membantu Indonesia untuk mengurangi berbagai hambatan dalam penerbitan instrumen pembiayaan berkelanjutan.

“Ketika pelaku usaha dapat mengakses pembiayaan dengan lebih mudah, mereka dapat berinvestasi, berkembang, dan menciptakan lapangan kerja,” ucap Alimov.

Indonesia saat ini sedang memperkuat pendalaman dan ketahanan pasar modal. Tujuannya untuk menggalang investasi lebih besar guna mendukung pertumbuhan bisnis dan pembangunan ekonomi.

Pendalaman pasar modal dilakukan pula untuk mengurangi ketergantungan pada pendanaan perbankan. Pada 2025, bursa saham Indonesia berkontribusi hingga mencapai 66,4 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Perkembangan itu menunjukkan potensi pengembangan pasar modal lebih lanjut. Di samping menggalang partisipasi investor yang lebih luas. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

21 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Gila, 350 Rekor Lahir di As...

Pada Indonesia Halal Awards 2026, SUCOFINDO Raih Penghargaan

25 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
Pada Indonesia Halal Awards...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.