Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mahasiswa UNP Dorong Transformasi Desa Wisata Melalui Promosi Digital

📅 Senin, 15 Sep 2025, 15:59 WIB | Oleh:
Mahasiswa UNP Dorong Transformasi Desa Wisata Melalui Promosi Digital Doc: ANTARA/Yudha Ahada
Ket. Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menerima audiensi dengan tim PPK Ormawa UNP Desa Silungkang Oso, beberapa waktu lalu.

Sawahlunto -- Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa) Universitas Negeri Padang (UNP) mendorong transformasi Desa Wisata Silungkang Oso, Kota Sawahlunto, Sumatera Barat, melalui inisiatif pelestarian budaya, pengembangan UMKM, dan promosi wisata berbasis digital.

Juru Bicara Tim PPK Ormawa UNP Silungkang Oso Yahya Saputra di Sawahlunto, Senin, mengatakan dalam dua bulan terakhir lima program utama berhasil dijalankan, yakni Digides, Siaga 1, Siaga 2, Rancak, dan Glow Up.

“Semua program ini berangkat dari potensi lokal Silungkang Oso. Kami bersama masyarakat tidak hanya membangun fasilitas wisata, tetapi juga memperkuat SDM, produk UMKM, hingga promosi digital,” katanya.

Program Digides menghadirkan infrastruktur dasar wisata, seperti plang utama, gerbang camping ground, papan penunjuk, hingga tangga ke Goa Kelambu. Siaga 1 menghasilkan alat musik talempong batuang yang saat ini dipelajari anak randai dan diajukan masuk kurikulum SD-SMP.

Program Rancak mengembangkan olahan kayu manis (sirup, lilin aroma terapi, bubuk kayu manis) serta kerajinan perca songket hingga tahap audiensi dengan Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) setempat.

Program Siaga 2 memperkuat kapasitas kelembagaan melalui pelatihan manajemen organisasi kelompok sadar wisata (pokdarwis), sedangkan Glow Up membangun jenama desa wisata lewat logo, tagline, dan video profil yang dipublikasikan melalui Instagram, TikTok, dan YouTube.

Dia menjelaskan pengalaman menghadapi tantangan memberi pembelajaran penting, seperti nilai kebersamaan, gotong royong, kreativitas, kemandirian, kepemimpinan, dan kepedulian lingkungan.

Tim juga merekomendasikan kepada pemerintah desa dan kota untuk memperkuat regulasi dan dukungan anggaran, menghadirkan pendampingan jangka panjang, serta mengintegrasikan Silungkang Oso ke dalam kalender pariwisata resmi.

Kepala Desa Silungkang Oso Ferdinal menyebut kehadiran mahasiswa memberi energi baru bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi wisata setempat.

“Masyarakat tidak sekadar penerima, tetapi ikut serta dalam gotong royong, pelatihan, dan promosi. Ini memperkuat rasa memiliki,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra saat menerima audiensi tim PPK Ormawa UNP bersama pemerintah desa setempat.

“Kita menilai kehadiran tim PPK ini berkontribusi besar untuk progres wisata dan UMKM lokal Silungkang Oso. Pemerintah kota siap bersinergi agar capaian-capaian itu lebih optimal dan komprehensif,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata Sawahlunto Adriyusman menilai kolaborasi mahasiswa dan masyarakat sejalan dengan program pemerintah kota.

“Langkah ini memperkuat posisi Silungkang Oso dalam kalender pariwisata daerah, bahkan bisa kita dorong promosinya ke tingkat provinsi dan nasional,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.