Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Awu di Sulut Berpotensi Erupsi Eksplosif, Masyarakat Diminta Waspada

📅 Senin, 15 Sep 2025, 21:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gunung Awu di Sulut Berpotensi Erupsi Eksplosif, Masyarakat Diminta Waspada Doc: Antara Foto
Ket. Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengingatkan warga agar mewaspada potensi erupsi magmatik eksplosif Gunung Awu di Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara (Sulut), yang dapat menghasilkan lontaran material pijar dan atau aliran piroklastik.

"Potensi lainnya yaitu erupsi magmatik efusif yang menghasilkan aliran lava, maupun erupsi freatik yang didominasi uap, gas gunung api, maupun material erupsi sebelumnya," kata Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid AN dalam laporan yang diterima ANTARA di Manado, Senin.

Dalam laporan aktivitas periode 16 - 31 Agustus 2025 itu juga disebutkan potensi pembongkaran kubah lava dapat terjadi jika tekanan di dalam sistem magmatik mengalami peningkatan signifikan.

Potensi bahaya lain, menurut dia, berupa emisi gas gunung api yang dapat membahayakan jiwa jika konsentrasi yang terhirup melebihi nilai ambang batas aman.

"Berdasarkan hasil pemantauan visual dan instrumental Gunung Awu serta potensi ancaman bahayanya, maka tingkat aktivitas hingga tanggal 31 Agustus 2025 masih ditetapkan pada Level II (Waspada)," kata Wafid.

Dia berharap dengan aktivitas Gunung Awu pada Level II (Waspada), warga mematuhi radius bahaya yang telah direkomendasikan yaitu antara lain masyarakat dan pengunjung/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak beraktivitas di dalam wilayah radius tiga kilometer dari pusat kawah Gunung Awu.

Masyarakat juga diharapkan mematuhi rekomendasi yang dikeluarkan oleh Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), serta tidak terpancing oleh berita-berita yang tidak benar dan tidak bertanggungjawab mengenai aktivitas Gunung Awu.

Pihaknya juga berharap, masyarakat mengikuti arahan dari instansi yang berwenang. Badan Geologi, lanjutnya, akan terus melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BMKG, Kementerian dan Lembaga (K/L), pemerintah daerah, serta instansi terkait lainnya.

Kesimpulan

Masyarakat di sekitar Gunung Awu diimbau untuk tidak panik namun tetap waspada. Pemerintah pusat dan daerah terus memantau perkembangan aktivitas vulkanik dan siap melakukan evakuasi jika diperlukan.

Untuk informasi terkini, masyarakat dapat mengakses kanal resmi Badan Geologi ESDM atau pos pengamatan gunung api terdekat.

Info Singkat:

  • Nama Gunung: Gunung Awu
  • Lokasi: Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara
  • Status: Level II – Waspada
  • Potensi Bahaya: Erupsi eksplosif, material pijar, aliran piroklastik
  • Rekomendasi: Jauhi radius 3 km dari kawah, pantau informasi resmi

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.