Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Pariaman Tampilkan Atraksi Budaya Tradisional Saat Lebaran

📅 Jumat, 27 Mar 2026, 08:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Pariaman Tampilkan Atraksi Budaya Tradisional Saat Lebaran Doc: Diskominfo Padang Pariaman
Ket. Sanggar seni di Kota Pariaman, Sumbar menampilkan atraksi budaya pada pelaksanaan Piaman Barayo 2026.

PADANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat, menampilkan kesenian dan atraksi budaya tradisional dalam pelaksanaan kegiatan wisata Piaman Barayo 2026 guna mempromosikan kesenian dan kebudayaan khususnya Minangkabau yang berkembang di daerah itu.

"Banyak kesenian yang kami tampilkan di Pentas Seni Gandoriah selama pelaksanaan Piaman Barayo," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi Syarief di Pariaman, Rabu.

Ia mengatakan kesenian tersebut ditampilkan oleh komunitas, sanggar seni, dan pelajar yang ada di Pariaman guna menghibur wisatawan yang mengunjungi Pantai Gandoriah selama pelaksanaan Piaman Barayo.

Hal tersebut, lanjutnya, tidak saja sebagai ajang menyalurkan hasil latihan yang dijalankan serta mengasah bakat para pelaku seni lintas usia di Pariaman namun juga untuk mempromosikan kesenian dan kebudayaan yang ada di daerah itu kepada wisatawan.

Ia menyebutkan sejumlah kesenian yang ditampilkan yaitu mulai dari nyanyi solo dan duet, grup band, hingga penampilan tari salah satunya tari piring, atraksi menginjak dan bermain beling, serta mengembuskan api.

"Atraksi tersebut merupakan bagian dari penampilan tari piring," katanya.

Penampilan tersebut, kata dia, dapat menarik perhatian wisatawan yang berkunjung karena hal itu jarang disaksikan secara langsung. Menurutnya hal tersebut tidak saja dapat menghibur pengunjung namun juga meninggalkan kesan positif ketika berwisata ke Pariaman.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar) mencatat sebanyak 44.193 wisatawan mengunjungi empat objek wisata berbayar yang dikelola oleh pemerintah daerah setempat selama empat hari pelaksanaan Piaman Barayo 2026 yang dimulai dari 22 Maret dan akan terus dilaksanakan hingga 29 Maret.

"Itu baru data kunjungan di destinasi wisata berbayar, sedangkan yang nonberbayar datanya belum," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Pariaman Ferialdi Syarief di Pariaman.

Ia mengatakan jumlah wisatawan terbanyak mengunjungi objek wisata di Pariaman yaitu pada Selasa (24/3) dengan jumlah kunjungan mencapai 12.514 pengunjung. Sedangkan jumlah kunjungan terendah yaitu pada Rabu kemarin dengan jumlah kunjungan tercatat mencapai 10.006 pengunjung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Daftar Lokasi Samsat Kelili...
Luar Negeri
Pentagon Tutup Mulut soal E...
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
Daerah
Pemulihan sawah pascabencan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.